x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Desak Pengesahan RUU Desa

Ratusan Perangkat Desa Pacitan Berangkat Demo ke Senayan

Jumat, 14 Desember 2012 15:26 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Ratusan Perangkat Desa Pacitan Berangkat Demo ke Senayan - Desak Pengesahan RUU Desa - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) /Foto: ist

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) /Foto: ist

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM:“Sekretaris Desa  sudah PNS giliran kita kapan ?, stop diskriminasi samakan status kami, desa adalah sumber kekuatan negara Undang-Undang Desa jangan kau buat main-main,”. Itulah salah satu kalimat yang tertulis di salah satu bus yang digunakan massa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Cabang Pacitan.

Mereka di jadwalkan bergabung dengan para pamong se-Indonesia yang berdemonstrasi di Senayan, Jakarta menuntut janji anggota DPR untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Desa menjadi Undan-Undang (UU).

Ketua Dewan Pembina PPDI, Sugeng Nugroho mengatakan, aksi yang dilakukan para perangkat desa itu untuk memperjuangkan nasib. Maka, kepergiannya ke Jakarta ditargetkan membuahkan hasil maksimal. “Minimal mendapatkan surat pernyataan dari para anggota DPR yang menjamin Undang Undang ditetapkan dan status para perangkat desa menjadi PNS,” jelasnya.

Dia menambahkan, surat pernyataan dari para aggota DPR itu menjadi jaminan tentang tercapainya tuntutan para perangkat desa. Sebab, untuk masa persidangan dan pengesahan Undang-Undang Desa sesuai informasi yang diterima Sugeng dijadwalkan Februari 2013. “Maka perlu dikawal kepada panitia kerja di DPR, minimal tuntutan ini masuk di DIM (daftar isian masalah),” jelasnya, Jumat (14/12/2013).

Sementara itu, ratusan massa PPDI se-Pacitan itu berangkat ke Jakarta dengan diangkut 10 unit bus. “Ini suara kami untuk lebih diperhatikan. Salah satunya mengangkat para perangkat desa menjadi PNS,” kata Ketua PPDI Pacitan, Ikhsanudin, saat berkumpul di Alun-alun Kota.

Menurut dia, perangkat desa merupakan ujung tombak dari pemerintahan. Karena itu, sudah sepatutnya berstatus PNS. Apalagi, Sekretaris Desa (Sekdes) juga sudah diangkat menjadi abdi negara. Padahal, tegasnya, pamong itu terdiri dari beberapa jabatan. Seperti, kasun, kaur pembangunan, dan Kepala Desa (Kades). “Tidak hanya sekdes saja,” tandasnya sembari menyatakan tiap desa diwakili tiga pamong. Maka, tidak berdampak pada pelayanan warga.

Karena itu, untuk memuluskan keinginannya ratusan massa PPDI itu bertolak ke Jakarta. Ini untuk ikut mengawal pembahasan para anggota DPR tentang Rancangan Undang-Undang Desa. Sebab, lanjutnya, undang-undang tersebut sangat dibutuhkan bagi penyelenggaraan pemerintahan di level paling bawah.

“Agar desa lebih maju dan lebih diperhatikan kesejahteraannya,” tambah Ikhsanudin yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun (Kasun) Krajan Desa Sedayu, Kecamatan Arjosari, Pacitan itu.@rachma





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty