x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Diduga Menyelewengkan Dana Makadam

Kades di Nganjuk Dilaporkan Polisi

Jumat, 21 Desember 2012 16:03 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Kades di Nganjuk Dilaporkan Polisi - Diduga Menyelewengkan Dana Makadam - Ilustrasi korupsi

Ilustrasi korupsi

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sugiharto, Kepala Desa (Kades) Ketandan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk dilaporkan warganya ke kantor Polisi setelah diduga menyalahgunaan anggaran daerah desa (ADD) tahun anggaran 2010.

Dari informasi Polres Nganjuk menyebut, bahwa jumlah anggaran yang diselewengkan (dikorupsi) belum diketahui secara pasti, namun warga desa yang datang ke Polres Nganjuk, menyebut bahwa ADD yang diterima desa sekitar Rp 30 juta. Dana itu untuk pembangunan sarana dan prasarana jalan desa (makadam).

Baca juga: BPKP Surabaya, mengaudit kasus korupsi RSUD Nganjuk dan Guru cabul SDN Tanjungtani, Prambon, Nganjuk akui perbuatannya

Humas Polres Nganjuk Bambang Sutikno, membenarkan bahwa pihaknya kedatangan perwakilan masyarakat Ketandan. Namun sifatnya masih laporan aduan, bukan laporan sebagaimana mestinya, sehingga penyidik masih belum bisa melakukan proses hukum sebagai lanjutan.

“Aparat harus melakukan penyelidikan di lapangan lebih dulu untuk mengumpulkan bukti dan mencari saksi-saksi yang kompeten dengan aduan itu,baru kemudian melakukan proses lebih lanjut,” tutur Bambang, Jumat (21/12/2012).

Untuk menindak lanjuti laporan itu, pihak aparat sudah merespon positif aduan masyarakat itu, dengan menerjunkan tim khusus melakukan penyelidikan atas informasi ini.

“Hasilnya akan dijadikan bahan untuk proses penyidikan dan penyusunan berita acara pemeriksaan (BAP) dan untuk selanjutnya akan diproses sesuai hukum,” pungkasnya.@sahinlensa




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty