x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Fenomena Mundurnya Kader NasDem Jatim Karena Premanisme

Partai NasDem Tak Lagi “Mengusung Gerakan Perubahan”, Banyak Kader Pilih ‘Cabut’

Senin, 04 Februari 2013 22:34 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Partai NasDem Tak Lagi “Mengusung Gerakan Perubahan”, Banyak Kader Pilih ‘Cabut’ - Fenomena Mundurnya Kader NasDem Jatim Karena Premanisme - Sekretaris DPW Partai NasDem Jatim, Mirdazy, yang ikut mengundurkan diri dari partainya

(Foto: Sarifah Lensa)Sekretaris DPW Partai NasDem Jatim, Mirdazy, yang ikut mengundurkan diri dari partainya

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Mundurnya belasan kader DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jawa Timur ternyata didasari oleh beberapa alasan, seperti maraknya aksi premanisme di dalam tubuh Partai NasDem.

“Partai ini sejak awal mengusung gerakan perubahan. Tapi demokratisasi di internal partai tidak jalan, perbedaan pendapat diberangus. Pendapat semua harus disamakan, seperti saat Kongres NasDem Januari lalu. Dalam acara itu saya punya pendapat yang berbeda dan langsung mendapat serangan fisik. Saya dua kali dipukul,” ungkap Sekretaris DPW Partai NasDem yang ikut mengundurkan diri, Mirdazy, saat pers conference di Hotel Garden Palace Surabaya, Senin (4/2).

Baca juga: Laporan dana kampanye akhir Nasdem mencapai 277 miliar dan Elit PDIP jajaki kawinkan Capres Jokowi dan Surya Paloh?

Tapi dia tidak mau menyebut siapa pelakunya. Karena, matinya demokrasi itulah yang menjadi alasan utama dia keluar dari partai yang sudah digelutinya selama tiga tahun belakangan ini.

Selain faktor premanisme, pengunduran diri kesebelas orang itu karena Partai NasDem tidak bisa lagi diharapkan sebagai partai yang mengusung perubahan karena perilakunya anti demokrasi, serta bergeserya arah kepemimpinan dari kepercayaan pada tokoh muda kepada tokoh tua yang sudah purnawirawan atau pensiunan.

Saat dikonfirmasi soal tudingan Ketua DPW Partai NasDem Jatim, Tedjo Edhy Purdjianto yang menyatakan sebelas orang yang mengundurkan diri adalah kelompok dari mantan Ketua Dewan Pakar DPP Partai NasDem, Hary Tanoe Sudibjo, Mirdazy membantah hal itu.

“Saya tegaskan sekali lagi pengunduran diri ini murni berasal dari pribadi kami, bukan karena Hary Tanoe atau siapa-siapa. Sampai sekarang saya belum pernah bertatap muka secara langsung dengan Pak Hary,” pungkasnya.@sarifa

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty