x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Pasca Disegel BPOM dan Polda Jatim

Nganggur! Ratusan Buruh Jamu Akar Dewa Menangis di Halaman Pabrik

Kamis, 07 Februari 2013 18:18 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Nganggur! Ratusan Buruh Jamu Akar Dewa Menangis di Halaman Pabrik - Pasca Disegel BPOM dan Polda Jatim - Ratusan buruh Pabrik Jamu Akar Dewa berunjuk rasa sambil menagis

(Foto: ARSO-LICOM)Ratusan buruh Pabrik Jamu Akar Dewa berunjuk rasa sambil menagis

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Ratusan buruh pabrik Jamu Akar Dewa menggelar berunjuk rasa di Jalan MT Haryono Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (07/02/2013).

Aksi unjuk rasa ini dilakukan sebab mereka tak lagi bisa berkerja karena pabrik tempat mereka mengais rejeki telah disegel oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pusat dan Polda Jatim, Rabu kemarin.

Dalam aksinya, para buruh yang mayoritas perempuan ini berorasi sebisanya sambil membentang beberapa poster dan yel-yel “Hidup Akar Dewa”. Ratusan buruh UD Citra Alam yang tak tahan menerima kenyataan pun menangis haru.

Mereka merasa prihatin dengan penutupan tempat kerjanya. Akibatnya, nasib mereka menjadi tak jelas sebab perusahaan tidak lagi produksi. Disamping itu, untuk mencari pekerjaan baru di Ponorogo juga tidak gampang.

Endang, salah satu buruhmengaku sangat terkejut dan khawatir jika pabrik terlalu lama ditutup. Sembari menitikan air mata dirinya berharap segera ada tindak lanjut dari pihak terkait untuk membantu agar pabrik tempatnya bekerja segera bisa buka dan operasi lagi.

“Kami mengharapkan bantuan pemerintah agar pabrik segera dibuka dan kami bisa bekerja kembali, saya tidak mempunyai suami, dan inilah satu-satunya sumber nafkah kami,” ucapnya di tengah kerumanunan buruh lain di halaman pabrik.

Sementara itu Adi Kusuma perwakilan management di depan para pendemo mengatakan,” Kami berusaha untuk memohon kepada pemerintah dan pihak terkait agar jangan sampai pabrik Akar dewa ini ditutup,” tukasnya.

“Kami mengharap kepada pihak terkait dan BPOM untuk segera mengeluarkan ijin, ini kan jamu herbal, dan apabila ini tidak segera dibuka kembali dampaknya sangat luar biasa, bagaimana teman-teman kami ini dirumah mempunyai tanggungan keluarga, dari mana mereka mendapatkan penghasilan untuk menghidupinya,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Pabrik Jamu Akar Dewa Candra Angga Wijaya mengatakan, tuduhan penggunaan bahan kimia obat berbahaya masih dalam proses di laboratorium BPOM Pusat.

“Kan masih dalam proses laboratorium BPOM, kami berharap BPOM segera mengeluarkan ijinya. Kami akan segera membenahi yang masih dipermasalahkan, selain itu juga kami berusaha agar tidak terjadi PHK, kasihan mereka Pak, jenengan lihat sendiri lebih dari 300 orang karyawan yang menggantungkan hidup di sini. Kalau sampai di PHK dimana hati nurani kita,” ungkapnya saat ditemui wartawan.@arso





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty