x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Diduga Gunakan Bahan Kimia Obat Berbahaya

Pabrik Jamu Akar Dewa Disegel BPOM dan Polda Jatim

Kamis, 07 Februari 2013 14:46 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Pabrik Jamu Akar Dewa Disegel BPOM dan Polda Jatim - Diduga Gunakan Bahan Kimia Obat Berbahaya - Petugas BPOM Pusat memeriksa produk Jamu Akar Dewa

(Foto: ARSO-LICOM)Petugas BPOM Pusat memeriksa produk Jamu Akar Dewa

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Pabrik Jamu Akar Dewa yang ada di Desa Gandu Kepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur disegel Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pusat.

Penyegelan ini dilakukan setelah BPOM menemukan kandungan bahan kimia berbagaya di dalam produk jamu tradisional terkemuka milik UD Citra Alam ini.

Selain diduga menggunakan bahan kimia yang membahayakan, Jamu Akar Dewa juga tidak memiliki ijin edar.

Dalam penyegelan ini, BPOM Pusat di dampingi puluhan anggota polisi dari Polda Jawa Timur. Di lokasi pabrik, petugas juga melakukan pemeriksaan produk dan proses pengolahan bahan.

Penyegelan pabrik ini merupakan tindak lanjut dari temuan BPOM yang mengindikasikan jamu tradisional Akar Dewa masuk dalam salah satu Public Warning yang dikeluarkan BPOM November 2012 lalu.

Dari hasil uji laboratorium BPOM pusat, Jamu Akar Dewa dicampur Bahan Kimia Obat (BKO) berupa penoksikam atau venebukkason. Bahan kimia ini bisa mengakibatkan rusakan ginjal dan organ tubuh lainya.

Selain menyegel lokasi pabrik, BPOM dan polisi juga penyitaan ribuan jamu tradisional berbagai jenis.

“Produk jamu ini diproduksi tanpa persetujuan dari Badan POM dan diduga produk ini mengandung bahan kimia obat biroksikam ataupun venekbutason,” kata Kepala BPOM Pusat, Lucy Slamet ketika ditemui usai penyegelan.

Menurut Lucy, UD Citra Alam selaku produsen Jamu Akar Dewa menggunakan nomor pendaftaran untuk obat tradisional yang telah dicabut nomor ijin edarnya sesuai dengan public warning Badan POM pada bulan November 2012.

Sementara itu Dirut Jamu Akar Dewa, Candra Angga Wijaya mengaku terkejut dengan adanya penyegelan yang dilakukan BPOM dan Polda Jatim. Sebab dirinya merasa, produk jamu yang jamu Akar Dewa yang diproduksi selama ini tidak pernah menggunakan bahan kimia obat.

“Terus terang saya bingung ketika BPOM mengeluarkan warning. Selama ini produksi kita bersih (tanpa bahan kimia obat). Istilah bahan prroduksi kita mengandung kimia itukan dari pengurus yang lama yang sudah tidak disini. Saya kan yang menggantikan,” ungkapnya merasa terfinah.

Menurut Candra, seharusnya BPOM tidak langsung melakukan penyegelan sebelum benar-benar bisa membuktikan tuduhan. “Di luar banyak pemalsuan-pemalsuan seperti kasus di Nganjuk, Kediri, Pasuruan data itu ada dikepolisian semua harus segera ditindak dong,” sindirnya.

“Penyegelan ini adalah kesalahan. Dampaknya adalah para karyawan. Disini banyak sekali karyawan, apa mereka harus saya PHK, terus terang saya bingungf Pak,” keluh Candra kepada wartawan.

Penyegelan dan penyitaan ribuan produk Jamu Akar Dewa oleh BPOM Pusat dan Polda Jatim ini dilakukan Rabu (06/02/2013), kemarin.@arso

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty