x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Puluhan Kader Garda Nasdem Jombang Mundur

Sabtu, 09 Februari 2013 16:31 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Puluhan Kader Garda Nasdem Jombang Mundur - -

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 35 orang kader Gerakan Pemuda Nasional Demokrat (Garda Nasdem) Jombang mundur dari kepengurusan, Sabtu (09/02/2013). Alasannya, dalam tubuh DPD Partai Nasdem Jombang tidak ada transparansi dan pendidikan politik.

Pengunduran diri tersebut dilakukan dengan cara mengembalikan KTA (Kartu Tanda Anggota) dan juga sejumlah atribut bergambar rajawali. Kedatangan para pemuda ke kantor DPD Partai Nasdem tersebut ditemui secara langsung oleh Ketua Garda Nasdem, Hasan Bekti Iswantoro.

Baca juga: Laporan dana kampanye akhir Nasdem mencapai 277 miliar dan Elit PDIP jajaki kawinkan Capres Jokowi dan Surya Paloh?

“Kedatangan kami ke kantor Nasdem Jombang untuk mengembalikan KTA dan atribut. Karena kami mundur dari keanggotaan. Tidak ada pendidikan politik di Partai Nasdem,” kata Nadro Lubis, bendahara Garda Nasdem Jombang, didampingi sejumlah anggota lainnya.

Nadro dan kader lainnya kemudian menyerahkan setumpuk KTA. Bukan hanya itu, para kader Garda Nasdem tersebut juga mencopot kaos bergambar partai yang diketuai oleh Surya Paloh.

Berapa jumlah kader yang ikut mundur? Nandro mengatakan, kader Garda Nasdem Jombang yang mundur dari kepengurusan sebanyak 35 orang. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan.

Nandro lantas membeberkan alasan mundurnya para kader restorasi tersebut. Pertama, tidak ada pendidikan politik yang baik di internal partai. Kemudian, tidak adanya transparansi komunikasi informasi. “Dan yang terakhir, seringkali kebijakan kebijakan-kebijakan partai tidak melalui mekanisme rapat pengurus,” ujar pria berkulit putih ini.

Sementara itu, Ketua Garda Nasdem Jombang, Hasan Bekti Iswantoro, menampik jika pengurus yang mundur sebanyak 35 orang. Menurutnya, yang mundur dari kepengurusan Garda Nasdem hanya 15 orang.

Hasan juga memastikan bahwa mundurnya para kader tersebut tidak akan berpengaruh terhadap kinerja organisasi. “Dari jumlah kader Garda Nasdem sebanyak 260 orang, yang mundur hanya 15 orang saja. Jadi tidak akan berpengaruh terhadap kinerja partai,” pungkas Hasan.@ridwan.licom/bj

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty