x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


PWI Mojokerto Serahkan Bantuan untuk Janda Wartawan

Sabtu, 09 Februari 2013 14:55 WIB (2 years yang lalu)Editor:
PWI Mojokerto Serahkan Bantuan untuk Janda Wartawan - -

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDOENSIA.COM: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto menggelar kegiatan sosial dengan memberi bantuan kepada panti asuhan, panti khusus orang gila (orgil) serta dua janda wartawan. Kegiatan tersebut merupakan rangklaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Sejumlah panti sosial yang didatangi PWI Mojokerto diantaranya, Padepokan Among Budaya Sastro Loyo khusus orang gila di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan dan Panti Asuhan Jubel, Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto serta dua janda wartawan. Almarhum M Khasni, wartawan Radar Mojokerto serta Almarhum Kun, wartawan Surabaya Post.

Sekretaris panitia HPN 2013, Karyadi mengatakan, Hari Pers Nasional 2013 dijadikan bentuk kepedulian PWI Mojokerto untuk berbagi.

“Peringatan Hari Pers ini, dijadikan teman-teman sebagai moment untuk berbagi. Meski hal yang sama juga kita lakukan pada peringatan Hari Pers tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya, Sabtu (09/02/2013).

Masih kata Karyadi, jumlah bantuan yang diberikan diakuinya memang tidak banyak tapi setidaknya bisa memberikan inspirasi ke masyarakat. Namun lanjut Karyadi, bantuan yang diberikan menyesuaikan dengan penerima bantuan. Selain sembako, pakaian layak pakai diberikan kepada orgil dan peralatan sekolah diberikan kepada panti asuhan.

Pemilik Padepokan Among Budaya Sastro Loyo, Sri Wulung mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan PWI Mojokerto. “Saya menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan semua karena sudah peduli dengan sesama. Untuk membiayai mereka, saya peroleh dari pendapatan ludruk milik saya tanpa campur tangan pemerintah,” katanya.

Masih kata Sri, sampai saat ini ada 13 donator tetap. Di Padepokan Among Budaya Sastro Loyo berjumlah 42 orang, mereka ada yang diantar dan ditemukan di sejumlah tempat. Di Padepokan Among Budaya Sastro Loyo, para penghuni diberikan sejumlah kegiatan seperti olahraga dan berkesenian.@ridwan.licom/bj

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty