x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Mengasah dan Meningkatkan Kemampuan Prajurit

Prajurit FPC TNI Gelar Latihan Menembak di Lebanon

Senin, 11 Februari 2013 18:50 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Prajurit FPC TNI Gelar Latihan Menembak di Lebanon - Mengasah dan Meningkatkan Kemampuan Prajurit - Prajurit FPC TNI Konga XXVI-E2/UNIFIL latihan menembak di lapangan tembak Sektor Barat, Head Quarter Naqoura, Lebanon

Prajurit FPC TNI Konga XXVI-E2/UNIFIL latihan menembak di lapangan tembak Sektor Barat, Head Quarter Naqoura, Lebanon

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 47 prajurit yang tergabung dalam satuan tugas FPC (Force Protection Company) TNI Konga XXVI-E2/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) dibawah pimpinan Komandan Satgas (Dansatgas) Mayor Inf Yuri Elias Mamahi gelar latihan menembak, di lapangan tembak Sektor Barat, Head Quarter Naqoura, Lebanon, Minggu (10/2/2013)kemarin.

Menurut Dansatgas FPC TNI Mayor Inf Yuri Elias, kegiatan menembak ini bertujuan untuk mengasah dan meningkatkan keahlian dan kemampuan seorang prajurit dalam bidang menembak.

“Latihan menembak untuk membina dan meningkatkan kemampuan prajurit mengingat sebagian besar personel Satgas FPC TNI adalah prajurit berasal dari satuan khusus tiap-tiap angkatan, sehingga kemampuan perorangan yang sudah di miliki tidak luntur dan selalu siap di dalam menjalankan tugas,” katanya.

Dirinya menjelaskan, kepada prajurit yang sedang berlatih, dalam menjalankan tugas operasi militer selain perang, seperti saat ini sebagai peacekeeper yang tergabung dalam misi UNIFIL, prajurit FPC TNI Konga XXVI-E2 tidak dapat menggunakan kekuatan senjatanya dengan mudah meskipun di persenjatai, kecuali dalam hal moment tertentu yang telah diatur.

“Disini kita adalah peacekeeping dan bukan peace-enforcement yang harus memaksa pihak-pihak yang bertikai dengan kekuatan senjata agar menaati aturan dari PBB. Oleh karena itu, kemampuan menembak yang sudah ada harus tetap kalian jaga sebagai seorang prajurit TNI yang professional,”jelas Dansatgas.@rilis

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty