x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Cucu Lupa Mencabut Setrika

Rumah Anggota Polisi di Pacitan Ludes Terbakar

Senin, 11 Februari 2013 14:35 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Rumah Anggota Polisi di Pacitan Ludes Terbakar - Cucu Lupa Mencabut Setrika - Luluh lantak, seluruh bagian ruangan rumah Solikin hangus terbakar

(Foto: Rachma-LICOM)Luluh lantak, seluruh bagian ruangan rumah Solikin hangus terbakar

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Rumah Solikin, seorang anggota polisi di Dusun Kwaron, Desa Tambakrejo, Pacitan, Jawa Timur terbakar, Senin, (11/02/2013).

Perisiwa ini terjadi saat rumah dalam keadaan kosong sebab pemiliknya, sedang bekerja.

Menurut ketetangan beberapa saksi mata, asap tebal membumbung dari rumah Solikin, Pacitan. Warga yang mengetahui hal itu langsung berramai berdatangan kelokasi kejadi dan memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sri Windartato, isteri Solikin tampak tergopoh-gopoh mendekati rumahnya. Guru SD tersebut tidak menyangka si jago merah begitu cepat menlalap rumahnya.

“Saya masih mengajar tadi. Tiba-tiba ada tetangga yang memanggil dan mengatakan kalau rumah saya kebakaran,” kata Sri, saat ditemui di tempat kejadian, Senin, (11/02/2013).

Beberapa menit kemudian, 1 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadin. Sayangnya, api menjalar lebih cepat. Evakuasi berjalan lambat. “Hampir 3 jam, baru api behasil dipadamkan,” lanjutnya.

Api diduga berasal dari korsleting listrik. Pasalnya, saat Solikin dan Sri Windartato hendak berangkat kerja, Nanda Setya Arifianto bocah kelas 2 Madrasah Tsanawiyah Pacitan, yang merupakan cucu yang tinggal serumah dengan mereka sedang menyeterika baju seragamnya. “Terakhir saya lihat Nanda seterika,” imbuhnya.

Diduga Nanda lupa mematikan seterika, sehingga memicu timbulnya api yang akhirnya merambat dengan cepat keseluruh bagian bangunan. Kamar yang penuh surat-surat berharga ludes terbakar. Kerusakan ditaksir mencapai 100 juta rupiah.@rachma

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty