x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Andi Rahmat: Tantangan Berat, Harus Punya Kapasitas dan

Cikeas Tolak Karen, Perebutan Kursi Dirut Pertamina Memanas

Selasa, 12 Februari 2013 00:40 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Cikeas Tolak Karen, Perebutan Kursi Dirut Pertamina Memanas - Andi Rahmat: Tantangan Berat, Harus Punya Kapasitas dan Kapabilitas - Dirut Pertamina, Karen Agustiawan

(Foto: istimewa)Dirut Pertamina, Karen Agustiawan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Jabatan Dirut Pertamina dikabarkan kini tengah menjadi incaran sejumlah pihak. Pasalnya, posisi Karen Agustiawan sebagai Dirut Pertamina dikabarkan berakhir pada 5 Maret 2013 mendatang.

Saat ini, beberapa nama calon pengganti Karen Agustiawan sedang digodok di Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM. Sejumlah nama beken seperti Dirut Garuda Emirsyah Satar, mantan Dirut Rekin Triharyo Hengky Susilo dan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya masuk nominasi kandidat Dirut Pertamina.

Baca juga: Eggi Sudjana: KPK lembek jika berhadapan dengan keluarga Cikeas dan Jero Wacik, Paling Potensial Gantikan Anas Urbaningrum

“Siapapun Dirut Pertamina yang baru, harus punya kapasitas dan kapabilitas melakukan restrukturisasi,” ujar Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Rahmat dalam rilisnya, Senin (11/02/13).

Andi memaparkan, tantangan Pertamina ke depan semakin berat, mengingat potensi cadangan minyak mengalami penurunan (decline), sementara kebutuhan dalam negeri terus meningkat. Sehingga tuntutan terhadap kemampuan dan performanya sebagai perusahaan negara untuk berkompetisi (competitiveness), akan lebih ketat.

“Baik sebagai korporat, maupun pelaksana public service obligation (PSO). Nah, disinilah letak pentingnya Dirut Pertamina yang baru harus memiliki kemampuan mengelola kedua aspek ini, termasuk bagaimana menjadikan Pertamina punya kapabilitas dari sisi teknologi, agar mampu bersaing dengan perusahaan sejenis, baik lokal dan asing,” ujarnya.

Khusus masalah technology capability menjadi sangat penting, mengingat adanya tuntutan bagi Pertamina untuk mengambil alih (take over) ladang-ladang minyak yang kini dikelola asing, tetapi akan selesai kontrak pada tahun 2017 mendatang.

Andi Rahmat juga menekankan, posisi Dirut Pertamina tidak akan pernah lepas dari percaturan politik nasional, terkait pengambilan kebijakan publik. Dirut Pertamina yang baru, mau tidak mau juga harus memiliki kapasitas dalam mengelola kepentingan politik tersebut.

“Bukan berarti Dirut Pertamina ikut berpolitik, tetapi bisa bersikap dalam proses pengambilan keputusan (decision making process). Karena bagaimanapun juga, kita tidak bisa mengabaikan posisi Pertamina sebagai industri, yang hampir 100 persen diregulasi,” pungkas Andi.

Sementara itu, sumber terpercaya di BUMN Migas itu menyebut, Dirut Pertamina saat ini, Karen Agustiawan masih berupaya tetap menduduki posisinya. Senin (11/02/13) siang, saat Rapat Dengar Pendapat di Komisi VII DPR, Karen bahkan asyik memaparkan sejumlah prestasi Pertamina empat tahun terakhir.

“Pertarungannya semakin panas. Baik dari kalangan internal, maupun dari luar Pertamina, bahkan Karen sendiri masih berupaya bertahan. Namun masalahnya, Cikeas sudah tidak mau lagi Karen menjabat Dirut Pertamina,” kata sumber terpercaya di Pertamina.@fahmi

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Khairul Fahmi

I am an inventor, a writer and wordsmith.…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty