x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Tewas Dikubur di Lantai Kamar Pacarnya

Korban Pembunuhan Berantai Ponorogo Ternyata Sedang Hamil Muda

Rabu, 13 Februari 2013 12:02 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Korban Pembunuhan Berantai Ponorogo Ternyata Sedang Hamil Muda - Tewas Dikubur di Lantai Kamar Pacarnya - Foto Suprihatin semasa hidup

(Foto: ARSO-LICOM)Foto Suprihatin semasa hidup

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Suprihatin warga Dukuh Sere, Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang ditemukan tewas dikubur di lantai kamar almarhum Krisnanda Mega Pratama di Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis, ternyata dalam keadaan hamil muda.

Kabar bahwa korban pembunuhan sadis ini sedang hamil mencuat dari mulut para tetangga yang terkejut mendengar informasi dari LI.COM saat datang ke rumah duka.

“Masa to Mas? Jadi Suprih sudah ditemukan dan meninggal. Selama dua minggu keluarganya mencari, dan kabar yang tersebar disini dia itu sedang hamil muda,” tukas beberapa tetangga yang bergerombol dihalaman rumah Korban, Selasa malam (12/02/2013).

Menurut beberapa warga Dusun Sere, putri kedua pasangan Sunarto dan Murtini ini dilaporkan hilang sejak tanggal 28 Januari lalu. Saat itu korban pamitan kepada
keluarganya untuk menserviskan laptopnya yang rusak di wilayah Kecamatan Jetis.

Namun sampai dengan hari ini belum pulang dan keluarga mendapatkan kabar dari pihak kepolisian bahwa Suprihatin telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di kamar almarhum Mega sepekan sebelumnya yang juga ditemukan tewas di pinggir kali Keyang, Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis.

Diberitakan sebelumnya, teka-teki keberadaan Suprihatin yang hilang sejak kekasih Krisnanda Mega Pratama (26) ditemukan tewas dengan luka tusuk di pingir sungai Keyang, Rabu (06/02/2013) lalu.

Jenazah mahasiswi Fakultas Pendidikan Universitas Muhamadyah Ponorogo baru wisuda tahun lalu itu ditemukan terkubur dan ditutup lantai cor di kamar rumah Mega, kekasihnya.

Penemuan jenasah gadis manis ini bermula saat polisi tengah melakukan oleh TKP di rumah almarhum Mega di Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis, Selasa (12/02/2013) siang kemarin.

Saat memeriksa ruang kamar Mega, polisi menemukan bercak darah yang menempel di tembok. Dari situlah, polisi akhirnya menaruh curiga. Kemudian semua barang yang ada di kamar tersebut di keluarkan termasuk tempat tidur Mega.

Karena menduga ada sesuatu di balik lantai tersebut, polisi langsung melakukan penggalian. Alhasil ditemukanlah mayat Suprihatin dengan posisi telungkup dan berpakaian masih lengkap.

Diketahui, seminggu sebelumnya, Mega Pratama juga ditemukan tewas dengan luka tusuk di dada kiri. Berdasarkan penyelidikan polisi akhirnya terungkap bahwa Mega tewas dibunuh oleh Eko Budianto (52) yang tak lain adalah ayah kandungnya sendiri. Dalam mengeksekusi korban, Eko dibantu Udin (25) tetangga sebalah rumah.

Kedua pelaku tersebut saat ini telah ditahan di Mapolres Ponorogo.@arso





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty