Pemakai Narkoba di Jawa Tengah Terus Meningkat

LENSAINDONESIA.COM: Sepanjang Tahun 2012, Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah menyatakan jumlah populasi pemakai Narkoba di Jawa Tengah meningkat. Dalam risetnya, rata-rata jumlah pemakai didominasi dari kalangan pekerja/birokrat, disusul kaum pelajar dan rumah tangga

Hal itu diungkapkan, Susanto, Kepala bidang pencegahan BNN Jawa Tengah, disela-sela acara sosialisasi pencegahan narkoba di kalangan pelajar, di Hotel Gracia Semarang, Rabu (13/2/2013). “Berdasarkan riset penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) sepanjang tahun 2012, populasi jumlah terbanyak pemakai narkoba di didominasi oleh lingkungan pekerja mencapai 70 persen. Disusul kalangan pelajar mencapai 22 persen, rumah tangga masyarakat 10 persen dan terkecil anak jalanan mencapai 6 persen,” jelasnya panjang lebar.

Bahkan dalam penelitian BNN tersebut, kategori pengonsumsi terbesar yang mengalami peningkatan narkoba berjenis ganja menduduki urutan pertama. Disusul urutan kedua jenis sabu, ekstasi, dan urutan ketiga heroin.

Rata-rata para pemakai narkoba dati kalangan pekerja di usia muda 25-40 tahun yang mencapai 40 persen. Dan pelajar di usia 14-24 tahun.  “Justru anak jalan menduduki urutan terkecil,” sambung Susanto

Melihat fakta itu, BNN Jawa Tengah, akan memprioritaskan sasaran pencegahan melalui kebijakan dan strategi dengan mendesiminasi kalangan pekerja, baik itu pegawai negeri maupun pekerja swasta, dan pelajar. “Sasaran desiminasi dengan advokasi kepada pemakai pada kalangan pekerja, pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya.@nur