x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


BNN Jateng Sebut Pelajar dan Anak Jalanan Ikut Konsumsi

Pemakai Narkoba di Jawa Tengah Terus Meningkat

Rabu, 13 Februari 2013 16:42 WIB (2 years yang lalu)Editor:
Pemakai Narkoba di Jawa Tengah Terus Meningkat - BNN Jateng Sebut Pelajar dan Anak Jalanan Ikut Konsumsi - Susanto, Kepala Bidang Pencegahan BB Jateng

(Foto: nur sholikin)Susanto, Kepala Bidang Pencegahan BB Jateng

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Sepanjang Tahun 2012, Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah menyatakan jumlah populasi pemakai Narkoba di Jawa Tengah meningkat. Dalam risetnya, rata-rata jumlah pemakai didominasi dari kalangan pekerja/birokrat, disusul kaum pelajar dan rumah tangga

Hal itu diungkapkan, Susanto, Kepala bidang pencegahan BNN Jawa Tengah, disela-sela acara sosialisasi pencegahan narkoba di kalangan pelajar, di Hotel Gracia Semarang, Rabu (13/2/2013). “Berdasarkan riset penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) sepanjang tahun 2012, populasi jumlah terbanyak pemakai narkoba di didominasi oleh lingkungan pekerja mencapai 70 persen. Disusul kalangan pelajar mencapai 22 persen, rumah tangga masyarakat 10 persen dan terkecil anak jalanan mencapai 6 persen,” jelasnya panjang lebar.

Baca juga: BNN tangkap artis berinisial YR dalam razia di Kemang dan Mantan anggota DPRD Tembilahan Riau beralih jadi bandar narkoba

Bahkan dalam penelitian BNN tersebut, kategori pengonsumsi terbesar yang mengalami peningkatan narkoba berjenis ganja menduduki urutan pertama. Disusul urutan kedua jenis sabu, ekstasi, dan urutan ketiga heroin.

Rata-rata para pemakai narkoba dati kalangan pekerja di usia muda 25-40 tahun yang mencapai 40 persen. Dan pelajar di usia 14-24 tahun.  ”Justru anak jalan menduduki urutan terkecil,” sambung Susanto

Melihat fakta itu, BNN Jawa Tengah, akan memprioritaskan sasaran pencegahan melalui kebijakan dan strategi dengan mendesiminasi kalangan pekerja, baik itu pegawai negeri maupun pekerja swasta, dan pelajar. “Sasaran desiminasi dengan advokasi kepada pemakai pada kalangan pekerja, pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya.@nur

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty