x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Empat Kecamatan Terendam Banjir

Hujan Deras Rendam Sebagian Wilayah Nganjuk

Minggu, 17 Februari 2013 11:24 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Hujan Deras Rendam Sebagian Wilayah Nganjuk - Empat Kecamatan Terendam Banjir - Hujan deras membuat sebagian wilayah di Nganjuk kebanjiran

(Foto: istimewa)Hujan deras membuat sebagian wilayah di Nganjuk kebanjiran

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM, : Hujan deras di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menyebabkan ratusan rumah di empat kecamatan terendam banjir. Banjir terjadi akibat sungai yang melintasi empat kecamatan tersebut tidak mampu menahan derasnya debit air hujan.

Empat kecamatan yang terendam banjir setinggi lutut orang dewasa sejak Kamis (14/02) malam lalu, yakni kecamatan Berbek, Pace, Wilangan dan Bagor, hingga pagi tadi belum normal. Dari empat kecamatan itu, kondisi paling parah berada di wilayah Berbek, tepatnya di desa Grojokan, Sumberurip, dan Sonopatik.

Baca juga: Akibat hujan deras sejak sore, satu rumah tertimpa longsor dan Lagi-lagi, Kampung Pulo terendam banjir

Banjir dengan ketinggian antara 50 centimeter hingga satu meter itu, selain menggenangi rumah warga juga menggenangi puluhan hektare tanaman padi milik warga. Bahkan derasnya banjir yang datang membuat tembok salah satu rumah sepanjang 25 meter roboh.

Air selain menggenangi pemukiman rumah warga, persawahan dan jalan desa, mengakibatkan akses lalulintas antara Grojokan ke Sumber Urip terputus total, lantaran kendaraan tidak bisa melewati jalan itu.

Jalan desa di wilayah Berbek kemarin siang sempat kembali normal, namun dengan turunnya hujan semalam, jalan itu kembali tidak bisa dilewati kendaraan.

Kades Grojokan,Suwito, Minggu (17/02/2013) mengatakan, banjir yang menimpa wilayah Berbek kali ini merupakan peristiwa terbesar selama ini. Sebelumnya tidak pernah mengalami kondisi separah ini.

Biasanya kalau terjadi banjir, hanya sebatas menggenangi persawahan, tidak sampai menggenang pemukiman warga.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Nganjuk, Gunawan Widagdo, melaporkan, peristiwa banjir yang menimpa empat kecamatan itu tidak menimbulkan korban, hanya merusak aset pemukiman warga dan merusak tanaman padi seluas hampir 1.550 hektare.

Sejauh ini pihaknya telah menurunkan tim gabungan dari TNI-Polri, Tagana (Taruna Siaga Bencana) dan relawan warga setempat, untuk membantu korban banjir.

Tetapi pihaknya belum berencana mengevakuasi warga ke tempat lain karena memungkinkan warga tetap bertahan.

“Sementara ini,pihaknya melakukan bantuan dengan menyediakan bahan makanan untuk empat kecamatan yang terkena banjir dan obat-obatan, karena pasca banjir biasanya berdampak timbulnya penyakit disentrie,” jelasnya.@sahinlensa

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Rizal Hasan

RIZAL HASAN has been a reporter for more than 12 years, now he as…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty