x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Eddy Rumpoko Diangkat Plt

Peni Suparto Dipecat, DPP PDIP Rekom Istri Sirmadji Jadi Cawali Malang

Minggu, 17 Februari 2013 22:51 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Peni Suparto Dipecat, DPP PDIP Rekom Istri Sirmadji Jadi Cawali Malang - Eddy Rumpoko Diangkat Plt - Calon Walikota Malang Sri Rahayu menunjukkan rekom DPP PDIP

(Foto: Aji Dewa Roisky-LICOM)Calon Walikota Malang Sri Rahayu menunjukkan rekom DPP PDIP

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP akhirnya memecat atau membebas tugaskan Peni Suparto sebagai Ketua DPC PDIP Kota Malang.

Selain Peni, partai berlambang Banteng Moncong Putih itu juga mecopot Sekretaris DPC PDIP Kota Malang, Wijianto.

Baca juga: Demi pelantikan Walikota, silaturahmi Arema diundur dan Walikota disarankan tolak mobdin baru Rp 1 miliar

Pemecatan itu diumumkan Sekeretaris DPD PDIP Jatim, Kusnadi setelah mengumumkan soal rekomendasi DPP PDIP yang diberikan kepada Sri Rahayu, alias Yayuk sebagai Calon WaliKota Malang dan Priatmoko Utomo selaku calon Wakil Walikota Malang periode 2013-2018.

Diungkapkan Kusnadi, pembebas-tugasan itu sesuai dengan surat keputuasan (SK) DPP yang diturunkan ke DPD PDIP Jatim.

“Dalam surat tertanggal 17 Pebruari 2013 itu selain menyebutkan soal pembebas-tugasan Peni dan Wijianto juga mengangkat Eddy Rumpoko yang juga Walikota Batu sebagai Plh Ketua DPC PDIP Kota Malang. Untuk Plt sekretaris dijabat Priatmoko Utomo,” jelas Kusnadi membacakan SK dari DPP PDIP itu di Malang, Minggu (17/02/2013).

Dia menjelaskan, bahwa pembebas-tugasan terhadap Peni dan Wijianto itu tidak disebutkan sampai kapan. Yang jelas, terang dia, jika memang tidak ditemukan bukti penyelewengan, maka surat keputusan itu akan dievaluasi dan ditindaklanjuti dengan tindakan yang bisa berujung pada pemecatan dari keanggotaan PDIP.

Menyinggung soal Heri Pudji Utami yang menjabat sebagai Bendahara DPC PDIP Kota Malang dikatakan tidak dibebastugaskan. Alasannya, jabatan yang dinilai sangat strategis dalam melaksanakan instruksi partai terletak pada ketua dan sekretaris.

Makanya, tandas dia, Heri Pudji yang notabene istri Peni Suparto masih diakui sebagai Bendahara DPC PDIP Kota Malang.

“Yang bersangkutan harus tetap melaksanakan tugas sesuai konstitusi dan instruksi DPP PDIP termasuk yang berkaitan dengan rekom DPP PDIP pada pasangan Sri Rahayu dan Priatmoko Utomo. Mereka menjadi calon Wali Kota dan Wakil Walikota dari PDIP,” papar dia.

Sebagaimana diketahui, DPC PDIP Kota Malang mengajukan dua calon walikota untuk mendapatkan rekom dari DPP PDIP. Kedua calon itu adalah Sri Rahayu dan Heri Pudji Utami.

Sedangkan calon wakil walikota ada empat nama. Di antara mereka adalah Suparto, Bambang DH Suyono, Priatmoko Utomo dan Iwan Budianto.

Pengajuan rekom ke DPP PDIP itu dilayangkan sejak Juli 2012 lalu. Namun, rekom tersebut baru turun 16 Pebruari 2013. Nama yang direkom itu satu paket, yaitu Sri Rahayu sebagai calon Walikota dan Priatmoko Utomo sebagai calon wakil walikota.

Rekom dari DPP PDIP itu diserahkan ke DPD PDIP Jatim. Meski begitu, yang menyerahkan langsung pada Sri Rahayu bukan Ketua DPD PDIP Jatim, Sirmadji yang notabene suami dari Sri Rayahu. Yang menyerahkan adalah Sekretaris DPD Jatim, Kusnadi.

“Ini kami yang menyerahkan langsung, karena Ketua DPD Jatim, Sirmaji sedang ditugasi melaunching Cabup Lumajang. Karena itu, kami berharap seluruh kader PDIP DI Kota Malang diwajibkan untuk mendukung dan memperjuangkan serta memenangkan pasangan Sri Rahayu-Priatmoko ini untuk menjadi walikota dan wakil wali kota Malang,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Sri Rahayu berjanji akan mematuhi dan siap melaksanakan rekomendasi dari DPP PDIP itu. “Saya siap melaksanakan amanah yang diberikan DPP. Soal wakiil yang dipasangkan saya sudah pasrah dan percaya pada DPP,” terangnya.@aji dewa roisky




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty