Walikota Jakut Imbau Warga Tidak Buang Sampah ke Sungai

LENSAINDONESIA.COM: Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono, menghimbau kepada para warganya untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan kotanya, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Terutama membuang sampah ke sungai, yang akhirnya dapat menimbulkan banjir dan mendatangkan wabah penyakit.

“Saya menghimbau kepada warga Jakarta Utara untuk saling menjaga kebersihan dan keindahan kota. Dan, jangan sekali-kali membuang sampah sembarangan, apalagi membuangnya ke sungai,” ujarnya, Jumat (22/02/2013).

Bambang menegaskan, fungsi dari sungai adalah mengalirkan air tanpa ada sampah yang masuk kedalam sungai tersebut. Ia berharap sungai yang ada di Jakarta Utara bebas dari sampah.

“Saat ini sungai-sungai yang ada Jakarta Utara sedang dikeruk oleh Pemprov DKI dalam mengembalikan fungsinya, agar tidak lagi terhambat alirannya oleh banyaknya sampah yang ada di sungai tersebut,” tambah Bambang.

“Karena kalau sampai ada sampah yang masuk ke sungai, nantinya sampah tersebut akan masuk ke Waduk Pluit,” lanjut Bambang, saat meninjau ke lokasi pengerukan sungai Pakin Penjaringan.

Masyarakat Jakarta Utara sendiri, sangat mendukung dilakukannya pengerukan terhadap sungai Pakin Penjaringan. Karena, masyarakat sudah merasa gerah dan trauma dengan kejadian banjir yang melanda daerah mereka baru-baru ini.

“Sungai Pakin yang menuju Waduk Pluit panjangnya 600 meter dengan lebar 50 meter. Pengerukan yang dilakukan sekarang sedalam 5 meter. Sedangkan dulu hanya dikeruk 1,5 meter,” jelas Bambang.

Bambang berharap, semoga pengerukan yang sedang berlangsung ini, bisa membuat masyarakat bisa lebih tenang. Dan, kedepannya tidak lagi ada bnajir yang melanda daerah di Jakarta Utara.@noviar