x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Baru Sepekan Dilantik Jadi Anggota Dewan, Digoyang Isu Korupsi

Dana Hibah Kebun Bibit Rakyat Mengalir ke DPC PAN Lamongan?

Rabu, 27 Februari 2013 22:32 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Dana Hibah Kebun Bibit Rakyat Mengalir ke DPC PAN Lamongan? - Baru Sepekan Dilantik Jadi Anggota Dewan, Digoyang Isu Korupsi - Anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Lamangan Sunhaji Zainudin

(Foto: Ali Muhtar-LICOM)Anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Lamangan Sunhaji Zainudin

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kasus dugaan korupsi dana hibah program Kebun Bibit Rakyat (KBR) dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Rp 2, 7 miliar oleh anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Lamangan Sunhaji Zainudin menjadi sorotan sejumlah elemen masyarakat.

Kasus pengadaan bibit ini menjadi topik yang menarik dibicarakan sebab, Suhanji yang dituding terlibat dalam program tersebut adalah anggota dewan yang baru seminggu dilantik melalui proses pergantian antar waktu (PAW) menggantikan Sutikno, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Informasi berkembang, selain menjadi ‘bancaan’ sejumlah pejabat, dana hibah yang diperuntukkan bagi 54 kelompok KBR tersebut juga mengalir ke DPC PAN Kabupaten Lamongan.

Terkait indikasi itu, Sunhaji membantah. Menurutnya, tidak ada dana program KBR mengalir ke DPC PAN. “Tidak ada dana yang mengalir ke DPC PAN. Ini murni usaha pribadi saya,” singkatnya kepada LICOM,” Rabu .

Seperti diberitakan sebalumnya, dana hibah Rp 2,7 miliar untuk program KBR yang seharusnya dibagikan kepada 45 kelompok masyarakat di Kabupaten Lamongan tersebut diduga tidak seluruhnya disalurkan, sebab dipangkas ‘sana-sini’ untuk saweran beberapa oknum pejabat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, setiap kelompok mendapatkan kucuran dana Rp 48.600.000. Padahal seharunya, masing-masing kelompok mendapat anggaran KRB Rp 50.000.000.

Seorang sumber menyebutkan, bahwa selain memangkas dana, Sunhaji juga menerima ‘jatah’ sendiri dari 30 kelompok tersebut, masing Rp 28.750.000. Menurut sumber tadi, dana tersebut katanya untuk membeli bibit tanaman, seperti pohon jati, mahuni, klengkeng dan pohon kretas.

Ia merinci, selain untuk membeli bibit, dana tersebut juga dipotong Rp 3,7 juta sebagai biaya sosialisasi di media massa dan Rp 6 juta untuk biaya pemeliharaan maupun kegiatan tanam.

Dana hibah tersbut juga mengalir ke kantong kepala UPT salah satu Dinas dan kepala desa yang menerima program tersebut. Total seluruhnya sekitar Rp 800 juta.@ali muhtar

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty