x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Masih Harus Lewati Verifikasi KPU Jatim

Calon Gubernur Independen Wajib Didukung 3 Persen Jumlah Pemilih

Jumat, 01 Maret 2013 15:31 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Calon Gubernur Independen Wajib Didukung 3 Persen Jumlah Pemilih - Masih Harus Lewati Verifikasi KPU Jatim - Nadjib Hamid, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim

(Foto: sarifa)Nadjib Hamid, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur mengingatkan bagi para calon independen yang akan maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2013, harus mendapatkan dukungan minimal tiga persen dari total jumlah pemilih di Jatim.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim, Nadjib Hamid saat ditemui LICOM di kantor KPU Jatim, Jumat (1/3/2013) mengaku, tahapan yang paling berat adalah verifikasi dukungan calon independen. “Jika nanti DP4 (Daftar Potensial Penduduk Pemilih Pemilu) sudah kami terima dari Pemprov Jatim, kemudian akan dijadikan patokan berapa minimal yang harus dipenuhi oleh calon independen,” katanya.

Baca juga: Besok, KPU Jatim gelar coblosan ulang di Sampang dan Blitar dan Pleno rekapitulasi Pileg KPU Jatim memanas, dilanjutkan Kamis

Dia mengasumsikan jumlah penduduk ada 40 juta, calon independen harus mengumpulkan Kartu Tanda Pengenal (KTP) sebanyak 1,2 juta penduduk, atau 3% dari jumlah penduduk. “Tapi sebaiknya mereka harus menyiapkan lebih dari jumlah yang ditentukan. Ketika verifikasi ada yg tidak memenuhi syarat bisa dicover yang lainnya,” imbuh dia.

Ketentuan yang mengatur syarat bagi calon independen untuk maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) seperti tertera dalam Pasal 59 ayat (2a) huruf d Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda).

Pasal itu menyebutkan, pasangan calon perseorangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dapat mendaftarkan diri sebagai pasangan calon gubernur/wakil gubernur apabila memenuhi syarat dukungan dengan ketentuan: (d) provinsi dengan jumlah penduduk lebih dari 12.000.000 (dua belas juta) jiwa harus didukung sekurang- kurangnya 3% (tiga persen).

Seperti diketahui, calon independen yang sudah mendeklarasikan diri untuk ikut dalam Pilgub Jatim 2013, yakni Presiden Ormas Suara Independen Rakyat Indonesia (SIRI), Eggy Sudjana. Dia menyatakan siap tampil untuk melawan kekuatan oligarki partai, sekaligus untuk menyadarkan masyarakat Jatim.

“Tapi karena jalur independent sangat berat, maka saya minta elemen masyarakat yang minta saya maju untuk tidak main-main. Termasuk tentunya harus mengurus syarat, agar pencalonan terpenuhi,” pinta Eggy.

Meski berat, dia mengaku untuk menggalang dukungan tidak akan menggunakan pendekatan uang. Pihaknya lebih memilih strategi dengan mengetuk kesadaran masyarakat, dengan menggunakan teori baku urus, yakni saling mengurus. @sarifa




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty