x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Belum Bayar Imbalan, Kantor Mendadak Pindah

Raihan Jewellery Diduga Lakukan Praktek Investasi Emas Bodong

Jumat, 01 Maret 2013 13:27 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Raihan Jewellery Diduga Lakukan Praktek Investasi Emas Bodong - Belum Bayar Imbalan, Kantor Mendadak Pindah - Manajemen Raihan Jewellery hanya memberi pengumuman dari kertas tentang kepindahan kantornya

(Foto: panji)Manajemen Raihan Jewellery hanya memberi pengumuman dari kertas tentang kepindahan kantornya

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Perusahaan investasi emas Raihan Jewellery di Surabaya menghentikan operasionalnya. Sebelumnya Manajemen Raihan Jewellery diduga mengoperasikan investasi emas bodong dan dilaporkan para nasabahnya karena dianggap ingkar janji. Dalam laporan disebutkan, Raihan Jewellery telah menawarkan imbalan hasil investasi sebesar 3 sampai 5 persen per bulan bagi investor emas.

Sayangnya, imbalan rutin yang sebelumnya terbayar pada tahun 2010, berhenti pada tahun 2013. Hasil pantauan dan penelusuran LICOM, kantor pemasaran Raihan Jewellery yang berada Blok 715 di lantai 7, Wisma Bank Internasional Indonesia (BII) di Jl Pemuda Surabaya itu sudah berganti kepemilikan sewa.

Baca juga: Pembelajaran investasi emas, PT Pegadaian gelar Bazar Perhiasan dan Gubernur Jatim masih pertimbangkan rencana investasi pengusaha Jepang

Namun, pihak Raihan Jewellery masih meninggalkan pesan kepindahan lokasi dari Wisma BII ke Ruko Landmark, Jl Indragiri No 12-18, kav A-16 Surabaya. Bekas kantor yang sudah sebulan lebih ditinggalkan penyewanya itu, kini ditempati Rumah Sakit Modern Cancer Hospital Guangzhou.

“Sudah sebulan lebih tidak lagi berkantor disini,” ungkap Sutomo, seorang sekuriti PT Sinarmas grup, tetangga blok depan bekas kantor Raihan Jewellery di Wisma BII.

“Saya hanya ditinggali alamat ini. Ya alamat ini yang saya tunjukkan kalau ada orang yang bertanya,” sambung Sutomo sambil menunjukkan secarik kertas bertulis alamat kepindahan Raihan Jewellery.

Sutomo pun sempat bercerita, belakangan memang banyak orang yang menjadi nasabah Raihan Jewellery kecewa. Para nasabah tersebut mengaku, tidak diberitahu manajemen Raihan Jewellery atas kepindahan kantor di Wisma BII tersebut. “Setahu saya cuma itu. Tapi coba saja cek ke kantor yang sekarang di Indragiri,” sebutnya. @Panjichuby_666




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty