x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Banyak Supir Terampil Menganggur

Kurangi Supir Tembak, Pemprov DKI Gandeng Perusahaan Taksi

Senin, 11 Maret 2013 21:13 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Kurangi Supir Tembak, Pemprov DKI Gandeng Perusahaan Taksi - Banyak Supir Terampil Menganggur - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

(Foto: Istimewa)Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM : Wakil Gubenur DKI Jakarta, Basuki Thajaja Purnama (Ahok), mengatakan Pemprov DKI melalui Sudin Tenaga Kerja akan bekerjasama dengan perusahaan taksi untuk rekrutmen masyarakat yang ingin menjadi sopir taksi. Hal ini untuk mengurangi pengangguran di Jakarta dan keberadaan sopir tembak.

“Saat ini, banyak pengangguran dan pihaknya akan bertemu dengan pihak perusahaan untuk membahas soal lowongan sopir taksi,”  ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta,Senin (11/3/13).

Baca juga: Jumlah PNS DKI Jakarta empat kali PNS Manila, biang mental benalu dan Jokowi dukung Ahok ancam tutup uji KIR DKI, sarang preman PNS

Menurut Ahok, saat ini banyak sopir yang menganggur. Akibatnya, mereka memilih menjadi supir tembak angkutan umum. Selain menjadi supir tembak, mereka juga tidak memiliki SIM. Padahal, menurutnya, perusahaan taksi kekurangan sopir.

Kalau dilihat, di Jakarta banyak  sopir yang tak punya pekerjaan. Namun, Ahok optimis apabila para  dilatih secara baik-baik dengan mengikuti sistem, maka dalam jangka waktu enam tahun dia sudah punya taksi sendiri asalkan diajari jadi sopir profesional.

“Programnya kalau sudah bawa enam tahun, punya taksi. Tetapi, kalau sopir tembak, mereka mau kerja di taksi dapat bayaran. Nanti per-April, kita akan promosikan terbuka melalui kecamatan, kelurahan, RT dan RW. Tapi, kalau kita nggak punya camat dan lurah mau tau kesusahan orang lain, ya sulit,” ujarnya.

Ahok juga meminta agar semua perusahaan taksi memiliki fasilitas GPS untuk menyambungkan ke sistem ITS yang dimiliki Pemprov DKI di Jl Abdul Muis. Tujuannya agar kepadatan atau kemacetan lalu lintas dapat teratasi.

” Kalau semua perusahaan taksi kita taruh datanya, seperti Express ada delapan ribu, Blue Bird ada berapa belas ribu. Jadi kita bisa punya 20 ribuan titik yang bisa kita tahu mana macet dan mana yang gak macet,dan yang jalan,” ucap Ahok. @aguslensa.

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Andrian Pratama

A copy editor, gamer, University of Indonesia college student, and seeker of truth…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty