x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Gunakan Kapal Sendiri, Jalur Laut Lebih Efektif dan Efisien

Tangkap Sindikat Narkoba Internasional, BNN Temukan Modus Baru

Senin, 11 Maret 2013 18:27 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Tangkap Sindikat Narkoba Internasional, BNN Temukan Modus Baru - Gunakan Kapal Sendiri, Jalur Laut Lebih Efektif dan Efisien - pemusnahan barang bukti sabu

(Foto: Winarko/lensaindonesia.com)pemusnahan barang bukti sabu

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap penyeludup dan pengedar narkotika sindikat Internasional yang terjadi di Medan, Sumatera Utara. Pelaku diketahui bernama Andi Juanda tertangkap tangan saat membawa narkotika golongan I jenis Sabu seberat 5,2 kg di Jalan Industri yang disimpan didalam mobil Fortuner miliknya.

Saat dilakukan penyelidikan, pelaku mengakui dirinya masih memiliki sabu di rumah kontrakanya di komplek Taman Setiabudi Blok VV, Medan. Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan mendapati sabu seberat 2,02 kg yang disimpan di dalam mobil CRV miliknya.

Baca juga: Polsek Pabean Cantikan `kecele`, tangkap dua kurir sabu palsu dan Bapak dan anak kompak konsumsi sabu bersama dalam kamar kos

Menurut Deputi Pemberantasan BNN, Beny J Mamoto, pelaku ini merupakan komplotan sindikat narkotika internasional yang mendapat pasokan barang dari Malaysia. Mereka menggunakan celah perbatasan kemudian menyeludupkan narkotika melalui kapal-kapal yang berlayar dan membawa barang.

“Yang menarik lagi, sang bos pemilik sabu ini memiliki kapal sendiri untuk membawa barang haram tersebut,” ujar Beny saat gelar pemusnahan barang bukti narkotika di Lapangan parkir Kantor BNN Jalan M.T. Haryono Cawang, Jakarta Timur, Senin (11/3/13).

Benny menjelaskan,  BNN mendapati seberat 7.204,38 sabu jenis kristal dari total barang bukti yang disita sebanyak  7.228,54 gram. Sisa barang haram tersebut sengaja disisihkan, sekitar 24,16 gram, sebagai pembuktian perkara. Benny melihat ada kemungkinan penjualan haram ini bekerja sama dengan kelompok Aceh.

“Sebagian barang dipasarkan di Medan sementara sebagian lagi dipasok ke Jakarta,” ujarnya.

Beny menambahkan bahwa pelaku sehari-hari menutupi pekerjaan haramnya dengan berdagang kelontong dan kegiatan yang tidak di curigai oleh para tetangganya.

“Pelaku sengaja menyimpan narkotika di dalam mobil agar tidak diketahui petugas. Saat ditangkap, pelaku sedang menunggu
calon pembeli di depan Mal Home Sentra Medan,” imbuhnya.

Dari penangkapan ini, Beny melihat ada sebuah kecenderungan modus baru yang digunakan oleh pelaku, yakni dengan mengoptimalkan peran kapal barang untuk menyelundupkan barang dibandingkan dengan metode paket kiriman kilat melalui jalur udara.

“Ini untuk memotong mata rantai, cost, dan resiko. Mereka sudah waspada dan menggunakan modus ini karena dianggap lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas BNN, Sumirat Dwiyanto menjelaskan pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan di kantor BNN untuk menyusuri keterlibatan pelaku lain. Pihaknya sedang  mendalami kemungkinan pemasok barang dari luar negeri yang diduga dilakukan oleh sindikat tersebut.

“Ada kemungkinan pelaku juga mendapat kiriman barang dari India karena terkait kerjasamanya dengan komplotan Aceh,” kata Sumirat.

Untuk itu, menurut Sumirat, para pelaku diancam pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 Jo, pasal 132 ayat 1 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal mati, hukuman seumur hidup, atau hukuman minimal 20 tahun penjara.

“Dari total barang bukti tersebut BNN setidaknya telah menyelamatkan sebanyak 28.914 anak dari bahaya nakotika,” ujarnya.@winarko

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Andrian Pratama

A copy editor, gamer, University of Indonesia college student, and seeker of truth…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty