x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Digelandang Ke Mapolres Ponorogo

Pelaku Penipuan Berkedok Investasi Ditangkap Korban Sendiri

Selasa, 12 Maret 2013 23:50 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Pelaku Penipuan Berkedok Investasi Ditangkap Korban Sendiri - Digelandang Ke Mapolres Ponorogo - Suyudi (kiri) korban penipuan berkedok investasi dan Ahmad korban lainya

(Foto: ARSO-LICOM)Suyudi (kiri) korban penipuan berkedok investasi dan Ahmad korban lainya

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kepolisian Resort (Polres) Ponorogo, Jawa Timur mengamankan seorang pelaku penipuan berkedok investasi properti (bangunan) dan emas, Senin (11/03/2013). Pelaku adalah Cahyo Budianto (33) warga Benowo, Surabaya.

Sebelum diserahkan ke polisi, pelaku itangkap sendiri oleh korbanya, yaitu Suyadi (58) warga Kelurahan Banyudono, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Minggu (10/3/2013), pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Polres Ponorogo bekuk pasutri pelaku bius dan perampas motor dan Suhu politik Pilpres panas, Ponorogo siaga satu

Akibat tertipu bisnis investadi itu, Korban yang tak lain purnawirawan polisi ini mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta.

Suduyu mengatakan, dalam menjalankan aksinya, pelaku yang juga pemilik perusahaan PT BC Ekspres itu menawarkan iming-iming profit 15 persen kepada para membernya yang menanamkan saham.

“Untuk bulan 1, 2 dan 3 masih lancar. Namun untuk bulan 4, 5 dan 6 sampai saat ini belum diberikan ke saya,” terang Suyadi , Minggu (10/3/2013) di Polres Ponorogo.

Suyadi mengaku tergiur dengan iming-iming uang penghasilan 15 persen itu karena tergolong besar. Oleh karenanya, ketika mendapatkan tawaran itu dari tersangka, korban langsung menyetujuinya.

“Saya kesal, makanya saya jebak dan saya tangkap sendiri pelaku (Budi) karena saya sudah bosan dengan janji-janji kosongnya. Uang saya minta kembali juga tak diberikan,” ucapnya.

Tersangka yang akrab dipanggil Budi ini ditangkap Suyadi di daerah Baron, Kabupaten Nganjuk setelah diajak korban janjian untuk bertemu di wilayah itu.

Setelah berhasil menangkap Budi, korban langsung membawanya sendiri ke Polres Ponorogo dan sekaligus membuat laporan kasus penipuan yang sudah dilaporkan beberapa hari sebelumnya itu.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Misrun mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan untuk dimintai keterangan.

Guna mempertanggungjawabka perbuatanya pelaku akan di jerat dengan pasal 372 dan 378 tentang penipuan dan penggelapan.@arso

 

 

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty