x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Proses Pinjaman Mudah, Bunga Rendah untuk Pedagang Kecil

Di Kota Malang, Soekarwo Kampanye Kredit Pak Kumis

Minggu, 17 Maret 2013 16:30 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Di Kota Malang, Soekarwo Kampanye Kredit Pak Kumis - Proses Pinjaman Mudah, Bunga Rendah untuk Pedagang Kecil - Gubernur Jatim Soakarwo berjabat tangan dengan pelajar di Kota Malang saat mengkampanyekan Kredit Pak Kumis

(Foto: Aji Dewa Roisky-LICOM)Gubernur Jatim Soakarwo berjabat tangan dengan pelajar di Kota Malang saat mengkampanyekan Kredit Pak Kumis

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengkampanyekan pinjaman modal untuk usaha kecil di Polinema Malang, Minggu (17/03/2013).

Pinjaman modal itu oleh pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini diberi nama paket kredit untuk masyarakat yang ingin sejahtera (Pak Kumis).

Kredit Pak Kumis itu, kata Soekarwo yang bakal mencalonkan lagi jadi Gubrnur Jatim untuk periode keduanya, bisa diperoleh masyarakat lewat Bank UMKM Jatim. “Ini untuk menyelamatkan pelaku usaha kecil dari rentenir,” jelasnya.

Dia menjelaskan, bahwa masyarakat pelaku usaha kecil seperti pedagang sayur, bakso, mie dan lainnya untuk mendapatkan kredit Pak Kumis itu sangat mudah. Alasannya, tidak menggunakan agunan. Pemohon yang bermodal kurang Rp 2,5 juta cukup menunjukkan KTP atau KK. Bunganya hanya 0,5 persen.

Menurut dia, penyaluran kredit Pak Kumis itu demi membantu pelaku UMKM yang di Jatim jumlahnya mencapai 4,2 juta lebih. Mereka diakui sebagai penopang pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. “Makanya, perlu diperhatikan dan difasilitasi,” tegasnya.

Sementara itu, Direkur Bank UMKM Jawa Timur, R Soeroso, mengakui bila kredit Pak Kumis itu tanpa agunan dan bunganya Cuma 0,5 persen. Meski begitu, Bank UMKM yang dikelolanya dikatakan berkembang pesat.

Dia memberi bukti aset yang dimiliki hingga akhir tahun 2012 mencapai 1,3 triliun. Kredit yang disalurkan sekitar Rp 1,1 triliun. Bahkan, asetnya hingga kini pertengahan Maret 2013 ini sudah mencapai Rp 1,6 triliun. Sehingga, akhir tahun ini asetnya diyakini bisa mencapai Rp 2 triliun.

Untuk itu, dia juga menegaskan bila penyaluran kredit juga bekerja sama dengan perguruan tinggi seperti Polinema. Tujuannya untuk mencetak enterpreneuer madya. Sasarannya para mahasiswa. Mereka yang sudah mampu berusaha diberi bantuan modal untuk mengembangkan usahanya.

Direktur Polinema Todung Subali Patma mengakui kerja sama dengan Bank UMKM itu. Dia menjelaskan bila ada 5 persen dari 1400 mahasiswa Polinema yang telah berhasil dididik menjadi enterpreneuer madya dapat pinjaman modal usaha dari Bank UMKM.

“Mahasiswa kami yang memilih menjadi usaha muda dapat bantuan kredit dari Bank UMKM. Itu karena semua mahasiswa dibekali mata kuliah enterpreneur yang disinergikan dengan Bank UMKM. Karena itu, di Polinema ini ada kantor Kas Bank UMKM Jatim itu,” pungkasnya.@aji dewa roisky

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty