x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja

KESIRA Gerindra Surabaya Prihatin Maraknya Seks Sebelum Nikah

Minggu, 17 Maret 2013 20:38 WIB (1 year yang lalu)Editor:
KESIRA Gerindra Surabaya Prihatin Maraknya Seks Sebelum Nikah - Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja - Ketua KESIRA Gerindra Surabaya, Yayuk Puji Rahayu

(Foto: dok licom)Ketua KESIRA Gerindra Surabaya, Yayuk Puji Rahayu

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Banyaknya siswa hamil muda akibat premerital sex alias melakukan hubungan seks sebelum nikah, mengundang keprihatinan dari organisasi sayap Partai Gerinda Surabaya, KESIRA (Kesehatan Indonesia Raya).

Ketua DPC KESIRA Surabaya Yayuk Puji Rahayu, awal April nanti pihaknya memiliki program sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang ‘Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja’.

“Ya, kita merasa prihatin karena belakangan ini marak terjadinya kasus siswa hamil. Perilaku seks bebas remaja saat ini sudah cukup parah. Karena itu, peranan agama dan keluarga sangat penting mengantisipasi perilaku remaja tersebut,” ujarnya, Minggu (17/03/2013).

Menurut dia, ada beberapa faktor yang mendorong anak remaja usia sekolah SMP dan SMA melakukan hubungan seks di luar nikah. Faktor-faktor tersebut di antaranya pengaruh liberalisme atau pergaulan hidup bebas, faktor lingkungan dan keluarga yang mendukung ke arah perilaku tersebut serta pengaruh perkembangan media massa.

Karena itu, dengan adanya perilaku seperti itu, para remaja tersebut sangat rentan terhadap resiko kesehatan seperti penularan penyakit HIV/AIDS, penggunaan narkoba serta penyakit lainnya.

Untuk itu, kata Yayuk, KESIRA Surabaya akan berperan aktif dengan memberikan pemahaman kepada para siswa SMA dan sederajat tentang arti Kesehatan Reproduksi bagi Remaja (KRR). Diakui, KRR akan sangat berarti untuk menjawab permasalahan kesehatan reproduksi remaja. Selain itu, juga sebagai sarana remaja untuk berkonsultasi mengembangkan kemauan dan kemampuan positifnya.

“Untuk sosialisasi perdana ini akan kita lakukan di salah satu SMK swasta. Selanjutnya akan kita gilir ke sekolah-sekolah lain di Surabaya agar kasus hamil muda ini bisa diantisipasi,” terangnya.

Untuk kegiatan sosialisasi tersebut, lanjut dia, selain mengerahkan kader-kader KESIRA, pihaknya juga akan melibatkan LSM Perempuan Lions Club dan perkumpulan sosial lainnya.

“Ya berdasar survey kasus hubungan seks di luar nikah di kalangan pelajar dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hanya saja, saya belum mendapat data yang konkrit tentang ini,” ungkapnya.

Soal kegiatan sosialissi itu sendiri ditegaskan Yayuk yang juga anggota Komisi D DPRD Surabaya, kader-kader KESIRA sendiri yang akan mendatangi sekolah-sekolah. Langkah ini dinilai jauh lebih efektif ketimbang mengundang para siswa.

“Mungkin akan kita lakukan pada jam sekolah yang agak longgar, seperti hari Sabtu misalnya,” tuturnya.@iwan_christiono

 

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty