x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Dampak Isu Pemerintah Buka Kran Impor

Harga Bawang Merah di Brebes Anjlok 50 Persen

Senin, 18 Maret 2013 14:57 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Harga Bawang Merah di Brebes Anjlok 50 Persen - Dampak Isu Pemerintah Buka Kran Impor - Petani bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

(Foto: miftahrizkamuna)Petani bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONSIA.COM: Setelah sempat meroket hingga menembus Rp 40 ribu perkilogramnya, harga bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hari ini anjlog kekisaran Rp 20-25 ribu.

Anjlognya harga bawang hingga mencapai 50 persen akibat adanya isu pemerintah akan kembali membuka kran impor bawang. Karena itu, saat ini para petani mengaku dirugikan akibat anjlognya harga bawang merah tersebut.

Pantauan LICOM disejumlah tempak lapak bawang merah di Brebes, Jawa Tengah,  Senin siang (18/3/2013) harga bawang merah saat ini berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu perkilogramnya.

Harga ini turun sekitar 50 porsen dibanding harga sebelumnya yang mencapai Rp 40 ribu perkilogramnya. Anjlognya harga bawang merah yang cukup drastis, cukup mengagetkan para petani.

Pasalnya sehari sebelumnya harga bawang merah masih bertahan pada kisaran Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu perkilogramnya.

Menurut petani, anjlognya harga sebabkan isu adanya bawang impor. Para petani mengaku sangat dirugikan dengan fluktuasi harga bawang yang terjadi secara tiba-tiba.  Pasalnya, biaya produksi tanaman bawang masih berpatokan pada harga lama. Sehingga jika harus menjual dengan harga sekarang, mereka dipastikan mengalami kerugian cukup besar, ujar Ashori, petani bawang di Desa Larangan, Brebes.

Para petani meminta Pemerintah tidak buru-buru membuka kran impor bawang merah. Kalau pun harus mendatangkan bawang impor, petani berharap bawang merah impor didatangkan secara bertahap dengan jumlah terbatas, sehingga tidak banyak petani lokal yang menanggung kerugian besar.@boy

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty