Gajinya dinaikkan, warga harap supir TransJakarta lebih konsentrasi

LENSAINDONESIA.COM : Rencana kenaikan gaji untuk para pengemudi TransJakarta di beberapa koridor direspon masyarakat dengan baik. Mereka berharap agar para supir Transjakarta dapat memberikan pelayanan lebih baik dalam segi konsentrasi maupun cara mengemudi.

“Seharunya dengan naiknya gaji pengemudi TransJakarta sebesar Rp 7,7 juta, pelayanan harus lebih baik, dan pengemudi jangan uggal-uggalan,” ujar Suwardi (35) warga Cipete RT 15/06 Kel Cipete,yang saat ditemui LICOM, di Terminal Blokm, Jaksel,Sabtu (23/3/13).

Suwardi menambahkan, pasca kenaikan gaji, para pengemudi TransJakarta harus berhati-hati lagi saat berkendara agar tidak menyebabkan korban jiwa. Pasalnya, saat ini, dia melihat banyak pengemudi Transjakarta suka uggal-uggalan saat membawa penumpang.

“Kita berharap dengan kenaikan gaji pengemudi, bisa membuat para pengemudi lebih bekerja lebih baik lagi,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono menyatakan gaji pengemudi TransJ naik menjadi Rp 7,7 juta. Sayangnya, kenaikan gaji para supir baru terlaksana di empat koridor (koridor 9,10,11,12). Kenaikan gaji ini bertujuan agar para pengemudi bisa lebih berkonsentrasi. Kenaikan gaji ini didukung oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Bahkan, Jokowi meminta agar seluruh supir sebaiknya mendapatkan gaji di atas UMP. @aguslensa