x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



pasca penandatanganan nota kesepahaman di kantor PKPI

13 partai merapat, “Poros PKPI” ancaman peserta pemilu lain

Senin, 01 April 2013 21:21 WIB (1 year yang lalu)Editor:
13 partai merapat, “Poros PKPI” ancaman peserta pemilu lain - pasca penandatanganan nota kesepahaman di kantor PKPI - Ketua PKPI, Sutiyoso

(Foto: ist)Ketua PKPI, Sutiyoso

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: 13 parpol yang tidak lolos memutuskan untuk bergabung dalam ‘poros PKPI’ (Poros Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia). 13 partai ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dalam memperjuangkan kepentingan bangsa melalui PKPI untuk pemilu 2014.

“Kami melakukan penandatangan nota kesepahaman antara parpol yang tergabung dalam poros PKPI, yang terdiri dari 13 parpol partai yang tidak lolos peserta pemilu dengan PKPI, jumlahnya adalah 14 partai,” ujar Sutiyoso kepada LICOM di kantor DPP PKPI di Jl. Diponegoro Jakarta Pusat, Senin (01/04/2013).

Baca juga: Pedagang Pasar Sampangan Semarang Curhat PKPI soal "gulung kuming" dan Ratih Farid siap perjuangkan pendidikan untuk warga Jakarta

Mantan Gubernur DKI Jakarta menjelaskan, 14 Partai yang tergabung dalam “Poros PKPI” terdiri atas PKPI selaku partai yang lolos, PKPB, PDS, PPRN, Buruh, Kedaulatan, Republik, partai Merdeka, PPNUI, PSI  dan Pakar, Barnas. PNI, dan Nasrep.

Lebih lanjut, kata Bang Yos, pelaksanaan Nota Kesepahaman merupakan bentuk kesepahaman dan kerjasama dalam mengawal dan memperjuangankan kepentingan bersama dalam pemilu 2014 melalui PKPI.

“Karena PKPI yang lolos, maka eks-aliansi partai politik penegak konstitusi (AP3K) sisanya bergabung. Mereka ini masih tetap setia bergabung dalam kesepahaman dalam mengawal pemilu 2014,” tegasnya.

ia menekankan, inti dari kesepahaman yang dibangun adalah adanya kesetaraan. Selain kesetaraan, nota kesepahaman ini memunculkan eksistensi yang tetap ada melalui bendera PKPI dalam pemilu 2014.

Selain itu, adanya poros PKPI ini, PKPI diharapkan bersama sama mampu mendulang suara, paling tidak menjadi partai menengah.

“Partai yang punya anggota legislatif, pernah ikut pemilu 2009 lalu, kekuatan suaranya berjumlah 6,7 persen dari gabungan. Paling tidak masih bertahan dan akan kita kembangkan,” tuturnya.

Ia pun menegaskan, untuk para pemimpin partai yang tergabung, untuk mengarahkan kembali para anggota legislatif di pemilu 2009-2014 tersebut, untuk mencalonkan dan tampil kembali melalui PKPI dalam memenangkan pemilu ini. @yuanto


Editor: +Andrian Pratama

A copy editor, gamer, University of Indonesia college student, and seeker of truth…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty