x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Tidak tertib menjadi alasan sang Ketua MK tegas

Baru jabat Ketua MK, Akil ‘semprot’ advokat kasus Pilkada Sumut

Rabu, 03 April 2013 20:47 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Baru jabat Ketua MK, Akil ‘semprot’ advokat kasus Pilkada Sumut - Tidak tertib menjadi alasan sang Ketua MK tegas - Ketua MK terpilih, Akil Mochtar

(Foto: ist)Ketua MK terpilih, Akil Mochtar

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Setelah terpilih sebagai Ketua MK, Majelis Hakim Konstitusi, Akil Mochtar langsung tindak tegas. Dalam persidangan pertama setelah terpilih sebagai Ketua MK, Akil menegurĀ  Arteria Dahlan, salah satu advokat ternama dalam sidang sengketa Pilkada Sumatera Utara. Ia menegur Arteria lantaran pakaian Arteria tidaklah sesuai etika Advokat.

“Bagi advokat yang berperkara di MK, diharapkan berpakaian yang tertib sesuai dengan kode etik advokat,” tegas Majelis Hakim, Akil Mochtar saat di persidangan, Gedung MK, Jakarta, Rabu (3/4/13).

Baca juga: Media wahana efiktif pengaruhi sikap pemilih dan Chairun Nisa, perantara suap Akil Mochtar dituntut 7,6 tahun penjara

Tindakan Akil cukup beralasan. Pasalnya, advokat yang mengikuti persidangan tidak memakai baju kebesaran advokat yang sudah diatur dalam tata tertib persidangan. Berdasarkan peraturan itu, advokat harus mengenakan pakaian advokat berupa baju jubah hitam dan dasi lebar berwarna putih.

Dengar permohonan Akil, Arteria Dahlan, kuasa hukum pemohon, sadar diri ketika disentil oleh sang Majelis Hakim. Saat diberi kesempatan, Arteria langsung meminta maaf.

“Maaf yang mulia, saya akan berlaku sopan di sidang berikutnya. Mohon maaf jika saya salah,” tutur Arteria.

Bukan kali ini saja Arteria kena “semprot” Akil. Hakim Akil selanjutnya menyebut Arteria Advokat yang tidak tertib dalam administrasi.

“Itu Arteria disebut panitera susah sekali berikan barang bukti persidangan. Mohon kalau mendaftarkan barang bukti sekaligus juga filenya,” geram Akil. @priokustiadi

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Andrian Pratama

A copy editor, gamer, University of Indonesia college student, and seeker of truth…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty