x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Pembobolan kredit fiktif Bank Jateng Cabang Semarang

Kepala Dinas Pasar kota Semarang divonis 5 tahun penjara

Rabu, 03 April 2013 19:54 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Kepala Dinas Pasar kota Semarang divonis 5 tahun penjara - Pembobolan kredit fiktif Bank Jateng Cabang Semarang - Kejati Jawa Tengah

(Foto: Nur)Kejati Jawa Tengah

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Abdul Madjid divonis lima tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (3/4).

Madjid telah terbukti bersalah dalam kasus pembobolan kredit fiktif Bank Jateng Cabang Semarang senilai 14 Milyar lebih bersama Direktur CV Enhat Yanuelva Etliana yang saat ini dalam buron.

Baca juga: Kongkalikong gaet Satpol PP, Gedung Sinarmas Semarang lecehkan Perda dan Dua belas pegawai SMA 8 Semarang emosi, gaji rapel diduga dikorupsi

Mantan Kepala Bagian Otonomi Daerah Setda Kota Semarang ini juga dibebani denda 200 juta rupiah subsider tiga bulan kurungan dan membayar biaya perkara persidangan.

Ketua majelis Hakim Herman Heller Hutapea dalam amar putusannya menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi secara bersama-sama dalam pembobolan kredit fiktif.

“Atas hal tersebut, terdakwa melanggar pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 UU 1999 sebagaimana diubah dengan UU tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,” tambahnya.

Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan terdakwa telah menjadi Pegawai Negeri Sipil selama 27 tahun. Sedangkan hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah untuk memberantas korupsi.

Mendengar putusan itu, Abdul Madjid tampak lesu tidak bisa berbuat apa-apa. Paulus Sirait Kuasa Hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir terkait hasil putusan tersebut.

Kendati demikian, putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum sebelumnya, yakni enam tahun dan denda 200 juta rupiah subsider 4 bulan.

Seperti diketahui Kasus pembobolan Bank Jateng Cabang Semarang bermula saat Yanuelva Etliana, Direktur CV Enhat diketahui memalsukan Surat Perintah Kerja (SPK) terbitan Otda Kota untuk memperoleh kredit di Bank Jateng pada tahun 2011 dengan pengajuan 74 berkas. Bahkan dalam temuan laporan audit BPKP merugikan keuangan negara sebesar hampir 14 miliar lebih.@nur

 


Editor: +Catur Prasetya

Menamatkan pendidikan S1 Sastra Inggris Universitas Dr. Soetomo, redaktur yang juga penghobi berat bulutangkis…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty