x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Panglima TNI: Eliminasi tindakan primitif, brutal dan main hakim

Bisa cederai kemanunggalan TNI-Rakyat, Prajurit diminta tak reaktif

Selasa, 09 April 2013 12:12 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Bisa cederai kemanunggalan TNI-Rakyat, Prajurit diminta tak reaktif - Panglima TNI: Eliminasi tindakan primitif, brutal dan main hakim sendiri - Para prajurit TNI AU tengah mengikuti Upacara Hari Jadi TNI AU ke 67

(Foto: lensaindonesia.com/fahmi)Para prajurit TNI AU tengah mengikuti Upacara Hari Jadi TNI AU ke 67

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono meminta seluruh jajaran TNI Angkatan Udara memegang teguh disiplin dan loyalitas.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa kehidupan masyarakat saat ini tengah mengalami dinamika perubahan, sehingga para prajurit harus mengamalkan secara nyata ‘Delapan Wajib TNI’.

Baca juga: Kasau: Membangun kekuatan nasional Air Power dan Pemenang lomba HUT TNI AU kunjungi AAU

Hal itu disampaikannya dalam amanat yang dibacakan oleh Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Ida Bagus Dunija pada Upacara Hari Jadi TNI AU ke 67 di Taxi way Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa, (09/04/13).

“Eliminasi tindakan primitif, brutal, main hakim sendiri, sikap reaktif berlebihan, yang dapat mencederai kemanunggalan TNI-Rakyat,” tegas Panglima TNI.

Panglima juga mengingatkan jajaran TNI AU untuk memegang teguh dan mengamalkan komitmen netralitas TNI dalam menyikapi dinamika kehidupan politik. Juga dalam menangani persoalan sosial.

“Kedepankan keterpaduan, koordinasi dan komunikasi dengan segenap instansi terkait,” jelasnya.

Program reformasi birokrasi TNI AU, lanjut Panglima, harus terus dilaksanakan, agar institusi ini dapat menjadi bagian dari proses membangun tata kelola pemerintahan yang baik.

Dalam upacara itu, bertindak selaku Komandan Upacara adalah Kolonel Ronald Siregar dari Akademi TNI AU.

Tampak hadir dalam kesempatan itu, Menko Polhukam yang juga mantan KSAU dan Panglima TNI, Djoko Suyanto. Hadir pula sejumlah petinggi TNI-Polri, diantaranya, Kepala Staf TNI AL, Laksamana Marsetio, Kasum TNI, Marsekal Madya Daryatmo, Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna dan sejumlah petinggi lainnya.

Usai upacara, para tamu undangan dan pengunjung disuguhi berbagai atraksi. Diantaranya, Marching Band Karbol Akademi TNI AU, terjun payung, demo penanggulangan terorisme oleh Detasemen 90 Bravo.

Selain itu, dimeriahkan juga oleh atraksi udara dari aerobatik helikopter dari Tim Dynamic Pegassus dan aerobatik pesawat fixed wing, Jupiter Aerobatic Team.@endang


Editor: +Khairul Fahmi

I am an inventor, a writer and wordsmith.…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty