x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Hasan dikenal santun dan dekat dengan Ponpes

Ketua DPW PPP Jatim mengaku kecewa punya kader cabul

Selasa, 16 April 2013 16:34 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Ketua DPW PPP Jatim mengaku kecewa punya kader cabul - Hasan dikenal santun dan dekat dengan Ponpes - Musyaffa`, Ketua DPW PPP jatim

(Foto: rakhman)Musyaffa`, Ketua DPW PPP jatim

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur, tak menyangka M. Hasan Ahmad alias Ihsan (44) nekat berbuat asusila terhadap 9 anak dibawah umur. Saat ditemui LICOM, Selasa (16/4/2013), Drs. H. M. Musyaffa’ Noer, M.Si, MM mengaku mengaku kecewa terhadap anggota Komisi A DPRD Sampang Fraksi PPP asal Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Sampang, Madura itu.

“Jujur saya tidak menyangka kalau dia (Hasan) bisa berperilaku seperti itu,” singkatnya pada LICOM.

Baca juga: Cabuli 8 bocah, pedofil ini potret kemaluan korban saat orgasme dan Cabuli pacar, pemuda Dupak dituntut 7 tahun penjara

Musyaffa’ menyebut, dirinya pun kecewa dengan kelakuan ketua PAC PPP Sambelangan yang dikenalnya sangat santun dan terkesan tidak neko-neko itu. “Dia ini dalam kesehariannya tidak terlihat sombong dan jelalatan. Bahkan, dia tidak pakai sopir pribadi seperti anggota DPRD lainnya,” terangnya.

Bahkan, menurut Musyaffa`, Hasan ini masih keluarga dekat salah-satu pengasuh pondok pesantren di Sampang. “Maka itu saya sangat terkejut dengan berita ini,” tandasnya sembari menyebut Hasan bukan hanya melanggar AD/ART PPP, tetapi juga Syariat Islam.

Sebelumnya, subnit Vice Control Unit Kejahatan Umum (Jatanum) Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil menangkap M. Hasan Ahmad alias Ihsan (44) di sebuah di Hotel Pitstop Jl Semut Baru Surabaya, dalam suatu penggerebekan bersama dua germo yang biasa menyuplai gadis belia kepadanya untuk disetubuhi. Kedua germo itu adalah Dea Ayu S alias Lia (20) warga Jl Banyu Urip Wetan Surabaya, dan Dini Rahmawati (22) warga Putat Jaya Surabaya.

Dalam keterangan pers di Mapolda Jatim, Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Hilman Thayib menyebut, M. Hasan Ahmad, anggota Komisi A DPRD Sampang dari partai PPP tersebut ditangkap polisi dalam kasus pencabulan terhadap gadis di bawah umur. Tak tanggung-tanggung, ada sembilan pelajar yang telah menjadi korbannya.

Tak hanya mengamankan pelaku, dalam penggerebekan ini polisi juga menyita selembar guest bill hotel Pitstop, uang tunai Rp 1,2 juta, empat unit handphone, dan sebuah mobil merek Honda Odyssey warna hitam bernopol L 1824 OR.

Tak hanya itu, dalam modus pencabulannya, M. Hasan Ahmad juga kerap menikahi korban-korbannya secara siri dengan bantuan seorang penghulu yang dibawanya dari Madura di atas mobilnya sebelum diajak berhubungan badan. @rakhman_k

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty