x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Jayalah Kopassus di Ultah 61, tetap jaga keutuhan NKRI

Kopassus pasukan elit terbaik ketiga di dunia setelah SAS dan Mossad

Rabu, 17 April 2013 04:44 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Kopassus pasukan elit terbaik ketiga di dunia setelah SAS dan Mossad - Jayalah Kopassus di Ultah 61, tetap jaga keutuhan NKRI - Fadli Zon: Kopassus lahir dari rakyat, bagian dari rakyat, dan karena itu Kopassus milik seluruh rakyat Indonesia.

(Foto: dok. ist)Fadli Zon: Kopassus lahir dari rakyat, bagian dari rakyat, dan karena itu Kopassus milik seluruh rakyat Indonesia.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: HUT ke 61 Komando Pasukan Khusus (KOPASSUS) dirayakan tepat 16 April 2013. Rakyat Indonesia bangga memiliki salah satu pasukan elit militer terpandang di dunia. Kopassus lahir dari rakyat, bagian dari rakyat, dan karena itu Kopassus milik seluruh rakyat Indonesia.

Hal disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon usai peringatan HUT ke 61 Kopassus di Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (16/4/13).

Baca juga: Bazar "Ramadan" Kopassus baurkan keluarga prajurit dengan warga dan Kasad tekankan prajurit Kopassus jaga fisik, kuasai teknologi tinggi

“Kita sebagai rakyat Indonesia patut bangga memiliki pasukan elit ini. Selain menjadi salah satu garda terdepan penjaga NKRI, segudang prestasi Kopassus membuat pasukan ini pantas dibanggakan,” kata Fadli Zon.

Kopassus, lanjut Fadli Zon, mencatatkan pengabdian dalam menjaga keutuhan NKRI sejak didirikannya. Termasuk, dalam mengatasi berbagai usaha pemberontakan dan kemelut bangsa. “Di era belakangan, masih segar ingatan keberhasilan Kopassus membebaskan para peneliti yang disandera OPM tahun 1996 di Mapenduma, Papua. Begitupun peran Kopassus dalam operasi pembebasan
sandera  pesawat Garuda  tahun 1981,” kata Fadli.

Pada  1997, menurutnya, anggota Kopassus dalam Tim Indonesia berhasil menjejakkan kaki di puncak gunung tertinggi Everest. Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara. Untuk kali pertama juga bendera merah putih berkibar dan diteriakkan takbir Allahu Akbar di puncak Everest.

“Kemudian tahun 2008, Discovery channel Military menempatkan Kopassus sebagai pasukan elite terbaik ketiga di dunia, setelah SAS Inggris, dan Mossad Israel. Tak hanya itu, pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Austria, Kopassus menempati urutan kedua dalam hal keberhasilan operasi intelijen,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, segudang prestasi Kopassus menunjukkan bahwa Kopassus benar-benar pasukan elit yang diakui dunia.

“Tugas kita semua sebagai rakyat untuk terus mendukung dan menjaga Kopassus, sebagai pasukan elit Indonesia, agar terus mampu menjaga kesatuan NKRI. Berbagai kekurangan tentu selalu ada. Inilah yang perlu diperbaiki,” pungkasnya.@winarko

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty