x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Pensiunan TNI Tanu Margono dimintai keterangan soal kasus impor

Kasus LHI menyeret pensiunan TNI

Jumat, 19 April 2013 11:31 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Kasus LHI menyeret pensiunan TNI - Pensiunan TNI Tanu Margono dimintai keterangan soal kasus impor daging - Gedung KPK

(Foto: Istimewa)Gedung KPK

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Penelusuran dugaan Tindak Pindana Pencucian Uang (TPPU) tehadap Lutfi Hasan Ishaq dalam kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan), menyeret pensiunan TNI. Jumat (19/4), KPK kembali meminta keterangan dari dua saksi. Pertama Yatje Margono seorang ibu rumah tangga dan Tanu Margono seorang pensiunan TNI.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa menyatakan, Yatje Margono dan Tanu Margono diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LHI. Peka lalu KPK juga memanggil dua isteri Luthfi Hasan, Sutiana Astika (istri 1) dan Lusi Tiarani Agustine (istri 2). Mereka diperiksa dengan kapasitasnya sebagai ibu rumah tangga. Namun keduanya enggan berkomentar usai menjalani pemeriksaan.

Baca juga: Korps Wanita TNI siap meningkatkan profesionalisme dan Gerindra terus jalin komunikasi guna mantapkan koalisi

KPK mengaku telah mengidentifikasi aset-aset mantan Anggota Komisi I DPR RI itu, yang diduga berkaitan dengan pidana pencucian uang. Namun, hingga kini KPK belum satu pun menyita aset LHI yang teridentifikasi tersebut.

Seperti diketahui, setelah melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan suap impor daging sapi, KPK menemukan bukti kuat adanya indikasi yang mengarah pada tindakan TPPU yang diduga dilakukan LHI dan Ahmad Fathanah, orang dekat LHI. Mereka diduga menerima pemberian hadiah berupa uang Rp1 miliar dari Direktur PT Indoguna Utama Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.@aligarut1/khairul


Editor: +Khairul Fahmi

I am an inventor, a writer and wordsmith.…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty