x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Dilarang melakukan kegiatan berbau kampanye

Panwaslu Semarang warning Tim Relawan Cagub Jateng

Selasa, 30 April 2013 04:34 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Panwaslu Semarang warning Tim Relawan Cagub Jateng - Dilarang melakukan kegiatan berbau kampanye - Pilgub Jateng 2013

(Foto: logo-joglosemar)Pilgub Jateng 2013

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Semarang, Jawa Tengah mengingatkan semua pihak yang menyebut dirinya sebagai tim relawan pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur Jateng 2013 untuk tidak melakukan kegiatan yang masuk kategori kampanye diluar jadwal yang ditentukan.

Beberapa kegiatan yang berkategori kampamye antara lain, mengajak calon pemilih untuk memilih paslon tertentu maupun membagikan alat peraga.

Baca juga: Setelah dilantik, Gubernur Ganjar 'merayakan' dengan nonton Metallica dan Pelantikan Gubernur Jawa Tengah dianggarkan 1 milyar

Panwaslu meminta mereka bergabung secara resmi dalam tim kampanye paslon, atau jika tetap menggunakan nama tim relawan, jangan mengajak calon pemilih untuk memilih paslon tertentu maupun memberikan sesuatu kepada calon pemilih.

Pernyataan itu disampaikan ketua Panwaslu Kota Semarang Sri Wahyu Ananingsih setelah pihaknya menemukan banyak pihak yang menamakan diri tim relawan yang diduga membagikan stiker, selebaran, kartu, atau material tertentu bergambar paslon.

“Kami ingatkan, orang-orang yang mengaku tim relawan jangan melakukan kegiatan yang bisa masuk sebagai unsur kampanye. Lebih baik mereka masuk tim kampanye resmi,” ujarnya di kantor Panwaslu Kota Semarang, Senin (29/04/2013).

Sebab menurutnya, yang berhak melakukan aktivitas kampanye adalah paslon atau tim kampanye resmi. Tim kampanye resmi itu tim yang sudah didaftarkan di KPU. Dan itupun harus dilakukan dalam masa kampanye yang ditetapkan KPU Jateng, yakni tanggal 8 Mei sampai dengan 22 Mei 2013.

Apabila tim relawan terus melakukan tindakan semacam itu, kata Ana, pihaknya tak segan mempersoalkan secara hukum yakni pengenaan dugaan pelanggaran melakukan kampanye di luar jadwal. Hal itu diatur dalam UU 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Pasal 116 ayat (1) menyebutkan, setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye di luar jadwal waktu yang telah ditetapkan oleh KPUD untuk masing-masing pasangan calon diancam dengan pidana penjara paling singkat 15 hari atau paling lama tiga bulan dan/atau denda paling sedikit Rp100 ribu atau paling banyak Rp1 juta.

“Kampanye yang dimaksud UU ini adalah selama 14 hari, sebagaimana diatur dalam Pasal 75 ayat 2 dan KPUD Jateng telah menetapkan jadwal kampanye tanggal 8 Mei-22 Mei 2013,” terangnya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Diponegoro ini juga mengingatkan agar para paslon, tim kampanye maupun parpol pengusung menaati aturan hukum yang ada termasuk tidak melakukan kampanye di luar jadwal.

“Kalau akan melakukan sosialisasi, silahkan tapi jangan melanggar aturan di UU 32/2004 dan PKPU 14/2010” tegasnya.@yuwana irianto

 

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty