x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Melanggar aturan penyelenggaraan Pilkada

Panwaslu Jombang tertibkan atribut Cabup-Cawabup

Minggu, 05 Mei 2013 03:12 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Panwaslu Jombang tertibkan atribut Cabup-Cawabup - Melanggar aturan penyelenggaraan Pilkada - Petugas Satpol PP dan Panwaslu Jombang menertibkan baliho pasangan calon bupati

(Foto: Syafi-i-LICOM)Petugas Satpol PP dan Panwaslu Jombang menertibkan baliho pasangan calon bupati

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Jombang menertibkan atribut berupa banner, spanduk, baliho dan alat peraga lainnya milik pasangan calon bupati- wakil bupati peserta Pilkada Jombang 5 Juni 2013.

Bersama puluhan petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Panwaskab dibantu panwas tingkat Kecamatan melakukan penyisiran ke tempat-tempat umum.

Baca juga: Partai Demokrat Jombang targetkan 10 kursi dewan dan 'Takut' gugatan Pemilu, KPU Jombang gandeng Kejaksaan

Saat menjumpai atribut kampanye berupa gambar pasangan Cabup-Cawabup yang terdapat pada banner, baliho ataupun spanduk, petugas langsung sigap menurunkan satu persatu gambar pasangan cabup-cawabup Jombang yang terpasang disepanjang jalan, baik itu pasangan nomor urut 1 Munir Al Fanani-Wiwik Nuriyati, pasangan nomor urut 2 Widjono Soeparno-Sumrambah, ataupun pasangan nomor urut 3, Nyono Suherly-Munjidah Wahab, semuanya diturunkan dan dibawa petugas ke kantor Panwaskab Jombang.

Ketua Panwaskab Jombang M. Mahrus mengatakan, penurunan dan penertiban atribut kampanye Pilkada Jombang sengaja dilakukan untuk menegakkan aturan penyelenggaraan Pilkada Jombang.

“Kampanye Pilkada itu berlangsung 14 hari yang dimulai tanggal 19 Mei 2013. Jika sekarang sudah dipasang gambar-gambar pasangan calon, itu sudah menyalahi aturan,” terangnya, Sabtu (04/05/2013) siang.

Dia mengungkapkan, pelaksanaan penertiban atribut pasangan cabup-cawabup peserta Pilkada Jombang akan berlangsung sampai dengan tanggal 18 Mei mendatang.

Pemasangan atribut kampanye, lanjut Mahrus, boleh dilakukan oleh tim sukses ataupun para pendukung pasangan cabup-cawabup mulai tanggal 19 Mei sampai dengan 3 Juni 2013.

“Diluar itu sudah masuk ranah pelanggaran administratif, jika terus menerus pelanggaran administratif itu dilakukan tidak menutup kemungkinan bakal ada sanksi,” ujar Mahrus saat ditemui di Kantor Panwaskab Jombang.

Apa bentuk sanksinya? Mahrus menyebutkan sanksi terberat bagi para cabup-cawabub yang terbukti secara massif melanggar aturan masa kampanye adalah didiskualifikasi dari kepesertaan Pilkada.

“Jika hasil kajian kami menunjukkan bahwa pelanggaran administratif dalam kategori berat, Panwas akan merekomendasikan ke KPU agar diberi sanksi, bisa tidak boleh ikut kampanye, atau bahkan didiskualifikasi dari keikutsertaan Pilkada,” tandas dia.

Mahrus menambahkan, penertiban atribut para cabup-cawabup peserta Pilkada Jombang pada hari Sabtu ini dimulai dari Kota dan beberapa Kecamatan. pada hari berikutnya, penertiban akan dilakukan kepada seluruh Kecamatan sampai dengan dimulainya masa kampanye Pilkada Jombang.@syafi’i




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty