x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Hasil investigasi Dinas Tenaga Kerja

Perbudakan di Tangerang, pabrik kuali diduga dibekingi aparat

Minggu, 05 Mei 2013 15:05 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Perbudakan di Tangerang, pabrik kuali diduga dibekingi aparat - Hasil investigasi Dinas Tenaga Kerja - Lokasi pabrik CV Cahaya Logam di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang di pasang garis polisi

(Foto: Tempo)Lokasi pabrik CV Cahaya Logam di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang di pasang garis polisi

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Beroperasinya pabrik kuali dan panci CV Cahaya Logam di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang yang memperkerjakan karyawanya seperti budak diduga karena dibekingi oleh aparat.

Adanya beking tersebur yang mengakibatkan praktik ‘perbudakan’ tersebut tidak sejak pabrik kuali aluminium itu beroperasi 1,5 tahun belakangan ini.

Indikasi adanya bekingan aparat didapat setelah tim Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang melakukan investigasi.

“Temuan kami di lapangan, hampir setiap hari aparat berbaju cokelat maupun berbaju lainnya datang ke pabrik itu. Soal keberadaan mereka di sana rasanya semua sudah tahu dan tidak perlu saya katakan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Heri Heryanto, Minggu (05/05/2013).

Banyaknya aparat yang datang di tempat pembuatan panci yang dikelola oleh Yuki Irawan tersebut, menurut Heri, membuat warga sekitar beranggapan bahwa perusahaan itu legal. ”

Jadi status perusahaan yang ilegal itu tertutupi oleh adanya aparat yang datang. Masyarakat menganggap usaha itu resmi,” kata Heri.

Selain itu, kata Heri, Yuki Irawan juga kerabat dari Kepala Desa Lebak Wangi, yang diduga kuat mengetahui seluk-beluk usaha tersebut.

Perbudakan di pabrik kuali itu terungkap Jumat (03/05) kemarin setelah dua orang pekerja melarikan disi dan melapor ke polisi.

Polres Kota Tangerang menggerebek pabrik panci tersebut pada Jumat petang, 3 Mei 2013. Di lokasi pabrik, polisi menemukan 25 buruh dan lima mandor yang sedang bekerja. Polisi juga menemukan enam buruh yang sedang disekap dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.@ridwan_licom/tc

 

 





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty