x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Melanggar ketentuan organisasi

Daftar Caleg, Direktur RS Muhammadiyah Jombang diminta mundur

Senin, 06 Mei 2013 05:59 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Daftar Caleg, Direktur RS Muhammadiyah Jombang diminta mundur - Melanggar ketentuan organisasi - Dilarang daftar caleg

(Foto: Ilustrasi-LICOM)Dilarang daftar caleg

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Direktur RS Muhammadiyah Mojoagung, Kabupaten Jombang, Syaikhu diminta mundur dari pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah karena mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (Caleg) Pemilu 2014.

Syaikhu diminta mundur sebab ketentuan organisasi tersebut melarang keterlibatan unsur pimpinan, ataupun pengurus Muhammadiyah dalam percaturan politik praktis.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah nomor 41/KEP/I.0/B/2013 tentang Perubahan Ketentuan Pencalonan dalam Pemilu, Pemilukada dari Lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah tertanggal 26 Maret 2013. Aturan tersebut diyakini bakal berpengaruh pada komposisi caleg dari sejumlah Partai yang berasal dari unsur pimpinan atau pengurus Muhammadiyah.

Daftar calon sementara (DCS) yang diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang 22 April lalu, terdapat beberapa nama pengurus Muhammadiyah. Salah satu kader pimpinan Muhamadiyah yang harus segeramemutuskan pilihannya adalah Syaikhu, Caleg DPRD Jombang dari Partai Amanat Nasional (PAN).

“Kami menghargai jasa besar Pak Syaikhu sebagai kader Muhammadiyah, tetapi aturan organisasi tidak bisa ditoleransi. Harus segera dipilih mana yang akan diambil,” kata Firmansyah, wakil ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang, Minggu (05/05/2013).

Syaikhu sendiri saat ini adalah anggota DPRD Jombang. Dia juga menjadi Direktur RS Muhammadiyah Mojoagung Jombang. Pada pemilu tahun 2014, Syaikhu akan maju sebagai caleg DPRD Jombang dari Daerah Pemilihan (dapil) 3 Jombang. Selain Syaikhu, terdapat beberapa nama caleg yang merupakan pimpinan dan pengurus dari organisasi serta lembaga dan badan dilingkungan Muhammadiyah.

Firmansyah mengakui, keputusan dari pucuk pimpinan Muhammadiyah tentang pencalonan anggota legislatif membawa dampak signifikan bagi susunan caleg di Jombang.

Keputusan tersebut menetapkan bahwa pimpinan persyarikatan, pimpinan unsur pembantu pimpinan persyarikatan, pimpinan organisasi otonom, pimpinan badan pembina harian, pimpinan amal usaha Muhammadiyah, dan tenaga tetap/tidak tetap dilingkungan persyarikatan/amal usaha Muhammadiyah yang mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI atau DPRD dinyatakan berhenti dari jabatannya dan dari statusnya sebagai anggota pimpinan persyarikatan dan atau tenaga tetap/tidak tetap di amal usaha Muhammadiyah baik yang bersangkutan berhasil maupun tidak berhasil dalam pencalonan tersebut.

Keputusan itu juga menyebutkan bahwa pemberhentian atau reposisi berlaku sejak ditetapkannya Daftar Calon Sementara (DCS) oleh KPU/KPUD yang rencananya dilakukan awal bulan depan. “Pahit memang keputusan ini, tetapi aturan persyarikatan tetap harus dipatuh karena pertimbangannya memang baik,” jelas Firmansyah.@syafi’i





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty