x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Minta masyarakat kendalikan diri dan hapus dendam

Tokoh masyarakat komentari bentrok warga Grobogan vs suporter PSIS

Senin, 06 Mei 2013 13:51 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Tokoh masyarakat komentari bentrok warga Grobogan vs suporter PSIS - Minta masyarakat kendalikan diri dan hapus dendam - Kristiawanto (kiri) Wasekjen Hanura yang merupakan putra daerah Grobogan

(Foto: nur sholikin)Kristiawanto (kiri) Wasekjen Hanura yang merupakan putra daerah Grobogan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Tragedi bentrok suporter PSIS dengan warga yang terjadi di pertigaan Klampok, Godong Grobogan diharapkan bisa segera selesai. Semua pihak harusnya saling berjabat tangan, sehingga tidak memunculkan konflik yang berkepanjangan.

Hal itu diungkapkan Kristiawanto, SHI, MH, tokoh masyarakat Grobogan Jateng, kepada LICOM, Senin (6/5/2013). “Sebagai putra daerah Grobogan, kami prihatin dan menyayangkan terhadap peristiwa kerusuhan suporter sepak bola PSIS dengan Persipur yang terjadi di Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. Saya mengimbau kepada seluruh warga Grobogan agar dapat mengendalikan diri agar masalah tersebut bisa diurai,” tegasnya.

Dirinya juga meminta kepada pihak aparat agar dapat mengusut tuntas masalah kerusuhan Godong antara suporter bola PSIS dengan warga Grobogan. “Agar ke depan masyarakat Grobogan kembali harmonis lagi, serta tragedi ini tidak menyisakan dendam serta masalah yang berlarut-larut,” tambahnya.

Kristiawan menyinggung bahwa terkait RUU tentang Penanganan Konflik Sosial yang pada bulan lalu disahkan DPR diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang kuat mengenai tahap-tahap penanganan konflik sosial serta mengatur secara tegas tugas dan tanggung jawab dari semua pihak dan institusi dalam menangani konflik sosial seperti yang terjadi kemarin di Grobogan.

“Diharapkan sistem penanganan konflik yang terjadi di Grobogan dapat dilakukan secara komprehensif, integratif dan efektif bagi terciptanya masyarakat yang aman, tentram, damai dan sejahtera Grobogan dan sekitarnya,” tutup Kristiawanto yang juga Wasekjen DPP Partai Hanura ini. @nur





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty