x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Dishub DKI diminta atur transportasi Jakarta

Jokowi kawal pembangunan MRT dimulai jalur Lebak Bulus – HI

Selasa, 07 Mei 2013 00:18 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Jokowi kawal pembangunan MRT dimulai jalur Lebak Bulus – HI - Dishub DKI diminta atur transportasi Jakarta - Proyek MRT dan monorel yang jadi terbosan monumental pemerintahan Jokowi di Jakarta.

(Foto: ist.)Proyek MRT dan monorel yang jadi terbosan monumental pemerintahan Jokowi di Jakarta.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Untuk mendukung proses pembangunan proyek Mas Rapid Transit (MRT), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melakukan “pengawalan” dengan melakukan perhatian ekstra. Ia minta agar kepala Dinas
Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatur manajemen transportasi di Jakarta.

“Saya minta Dishub yang atur managemen transportasi itu,” ujar Jokowi di Balai Kota , Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat,Senin (6/5/13).

Baca juga: Jokowi menjadi sosok sentral di proses Pemilu dan PDIP sindir Gerindra buka komunikasi riil, bukan halusinasi

Sementara itu, untuk rute yang dilewati proyek MRT beranggaran 12,5 miliar Yen atau Rp 125 Triliun, akan dimulai dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI.

Misalnya, rute sepanjang Lebak Bulus sampai Sisingamangaraja, Jakarta Selatan akan dibangun jalur layang atau elevated.

Selanjutnya, dari Sisingamangaraja hingga Bundaran HI akan dibangun jalur bawah tanah atau subway.

Jokowi meminta untuk jalur bawah tanah yang akan dimulai di Bundaran HI, agar Dishub berkonsentrasi ekstra.

“Jadi semua sudah siap, tidak perlu saya kejar-kejar lagi. Kalau untuk terowongan di HI sudah dimulai, nanti akan dialihkan ke sini,” ungkapnya.

Perlu diketahui, dalam pembangunan MRT akan dilakukan dalam tiga paket. Ada pun pembangunannya dilakukan kontraktor pemenang tender, yakni Wijaya Karya dan Shimizu, Jaya Konstruksi dan Obayashi, dan Hutama Karya dan Sumitomo Mitsui Construction Company.

Untuk tahap pertama pembangunan MRT, yakni dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI, jalur MRT akan terpasang sepanjang 15,7 kilometer. Proyek ini diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar 125 miliar yen atau sekitar Rp 12,5 triliun.@aguslensa.




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty