x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Jimly diminta menjabat sebagai Dewan Penasehat UU

Gubernur Papua Minta Jimly Asshiddiqie ikut rumuskan UU otonomi Papua

Rabu, 08 Mei 2013 19:57 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Gubernur Papua Minta Jimly Asshiddiqie ikut rumuskan UU otonomi Papua - Jimly diminta menjabat sebagai Dewan Penasehat UU - Jimly bersama Gubernur Papua

(Foto: Yuanto LICOM)Jimly bersama Gubernur Papua

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Papua, Lukas Enembe meminta Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie untuk menjadi Dewan Penasehat dalam Tim perumusasn rancangan undang-undang otonomi khusus Propinsi Papua. Penunjukan Jimly terkait penyelesaian berbagai masalah politik di Papua. Hal ini disampaikan Lukas saat berkunjung di kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jl.MH Thamrin Jakarta Pusat, Rabu (08/05/2013).

“Kami bersilahturohmi ke Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie dan sekaligus meminta beliau untuk menjadi dewan penasehat untuk membantu merumuskan rancangan UU otonomi Khusus buat Propinsi Papua,” ujar Lukas Enembe.

Lukas Enembe menilai, rancangan UU ini dimaksudkan untuk dapat menyelesaikan berbagai masalah politik yang ada di Papua. Selain itu, Lukas berharap agar setiap pemilukada berjalan dengan baik dan aman.

“Di sana tidak lempar-lemparan lagi, tapi sudah bunuh-membunuh. Ini harus diselesaikan agar kondisi Papua menjadi damai kembali,” terangnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, setelah bertemu dengan Presiden RI, ada beberapa masukan untuk memperluas kewenangan dalam otonomi khusus. “Revisi terbatas UU no 21 tahun 2001 menjadi UU nomor 35 tahun 2008, dan akan dievaluasi secara menyeluruh untuk menyempurnakan lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jimly Asshiddiqie menyambut dengan baik dan sekaligus memberikan masukan kepada Lukas. Jimly pun menyanggupi permintaan Gubernur Papua dalam memberikan kontribusi pemikiranya untuk membangun Papua. @yuanto

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Andrian Pratama

A copy editor, gamer, University of Indonesia college student, and seeker of truth…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty