x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Demi mengurangi kasus yang dialami Mantan Bupati Garut, Aceng

Mau memadu pasangan? Semua terdeteksi di e-KTP

Rabu, 08 Mei 2013 20:43 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Mau memadu pasangan? Semua terdeteksi di e-KTP - Demi mengurangi kasus yang dialami Mantan Bupati Garut, Aceng Fikri - ilustrasi pasangan

(Foto: ilustrasi)ilustrasi pasangan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Suami yang ingin memadu istrinya patut berhati-hati. Pasalnya, Penggunaan e-KTP ternyata dapat mengetahui status pernikahan. Hal ini karena data setiap warga negara langsung tertera di pusat data yang berada di kecamatan hingga Kemendagri.

“e-KTP bisa ketahuan antara bujangan atau tidak, karena tersimpan di pusat data,” ujar Dirjen kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Irman di Gedung Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis (8/5/13).

Baca juga: Tuntaskan program e-KTP, Pemprov Jatim harus jemput bola dan Nazarudin ungkap keterlibatan Mensesneg dalam proyek e-KTP

Hal tersebut menyebabkan seseorang akan sulit melakukan pernikahan lebih dari sekali. Alhasil, apabila para pejabat dan masyarakat yang berniat melakukan pernikahan lebih dari sekali akan dideteksi oleh pusat data.

Berdasarkan penuturan Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Antar lembaga Kementerian Dalam Negeri Reydonnyzar Moenek mengatakan fenomena Mantan Bupati Garut Aceng Fikri disebabkan tidak terdeteksinya sebuah status pernikahan warganegara Indonesia.
“Jangan sampai kejadian kayak Aceng,” tandasnya.

Kemendagri sendiri mengatakan sebanyak 130 juta e-KTP sudah disebar ke masyarakat. Selain itu alat pendeteksi berupa card reader juga disebar sebanyak 13 ribu kepada instansi di seluruh daerah. Kemendagri juga telah melakukan kerjasama pada 10 kementerian, Kepolisian, Bank Indonesia dan seluruh kepala daerah. @priokustiadi


Editor: +Andrian Pratama

A copy editor, gamer, University of Indonesia college student, and seeker of truth…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty