x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Tidak aktif, Dikeluarkan dari Dapil DKI

Bang Yos buktikan PKPI bukan partai dinasti, anak dicoret dari Bacaleg

Kamis, 09 Mei 2013 19:39 WIB (11 months yang lalu)Editor:
Bang Yos buktikan PKPI bukan partai dinasti, anak dicoret dari Bacaleg - Tidak aktif, Dikeluarkan dari Dapil DKI - Ketua PKPI, Sutiyoso dalam diskusi Capres 2014 di Galery Cafe

(Foto: Aulia Rachman LICOM)Ketua PKPI, Sutiyoso dalam diskusi Capres 2014 di Galery Cafe

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso menegaskan bahwa partainya bukan partai dinasti. Tanpa ragu-ragu mantan Gubernur DKI Jakarta itu langsung mencoret nama putri kandungnya, Renny Sutiyoso dari daftar bakal calon legislatif (Caleg).

Awalnya, Renny didaftarkan sebagai bakal Caleg untuk daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III. Namun, akhirnya anak kedua Sutiyoso itu dicoret  lantaran dinilai tidak aktif di partai.

Baca juga: PKPI ungkap hasil hitung cepat internal tembus 3,7 persen suara dan Pedagang Pasar Sampangan Semarang Curhat PKPI soal "gulung kuming"

“Saya keluarkan anak saya dari Dapil di Jakarta, karena dia nggak aktif. Saya harus kasih contoh,” ujar Sutiyoso saat ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (09/05/2013).

Sutiyoso, yang biasa disapa Bang Yos ini, juga menegaskan, bahwa politik tidak mengenal hubungan keluarga. Setiap anggota partai termasuk yang memiliki hubungan darah dengan dirinya sekali pun.

Sebagai ketua umum partai politik, Bang Yos menyatakan tidak akan mengistimewakan kader tertentu.

“Politik bukan keluaga. Kita tinggalkan politik keluarga, apalagi bila tidak kompeten,” pungkasnya. @yuanto


Editor: +Andrian Pratama

A copy editor, gamer, University of Indonesia college student, and seeker of truth…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty