x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Pengendara kurang perhatikan batas kecepatan maksimal

Titik blackspot pemicu kecelakaan di Pacitan

Selasa, 14 Mei 2013 16:05 WIB (12 months yang lalu)Editor:
Titik blackspot pemicu kecelakaan di Pacitan - Pengendara kurang perhatikan batas kecepatan maksimal - Daerah rawan kecelakaan

(Foto: Ilustrasi)Daerah rawan kecelakaan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Pacitan selama triwulan pertama tahun 2013 ini masih cukup tinggi. Selama kurun waktu itu, tercatat terjadi 58 kasus kecelakaan.

Kanitlaka Polres Pacitan Ipda Sugeng rusli mengatakan, kecelakaan paling kerap terjadi di titik-titik blackspot (daerah rawan).

“Kebanyakan pengguna jalan kurang memperhatikan batas kecepatan maksimal 80 km. Selain itu, mereka juga kurang memahami cara beralih dari lajur kiri ke kanan,” tuturnya, Selasa, (14/05/2013).

Menurutnya, titik blackspot berada sepanjang dua kilometer di jalan Ahmad Yani, jalan Gatot Subroto, jalan panglima sudirman, jalur jalan lintas selatan (JLS) kilometer 2, dan jalan letjend suprapto. “Faktor-faktor tersebut sangat riskan bagi pemakai jalan,” ungkanya.

Di setiap titik blackspot setidaknya terjadi tiga laka lantas perbulan. Bahkan selama tiga bulan, ada dua kecelakaan lalu lintas yang berujung kematian. “Yang pertama
meninggal di titik blackspot Jalan Lintas Selatan dan kematian akibat tabrak lari di kilometer masuk desa Arjosari,” bebernya.

Sementara itu, tiga bulan menjelang lebaran, pihak polres telah melakukan penambahan rambu-rambu lalu lintas guna menekan tingginya angka kecelakaan. “Kita prioritaskan di titik-titik blackspot utamanya pada jalur menikung,” tambahnya.

Untuk penambahan rambu-rambu, lanjutnya, polres telah melakukan koordinasi dengan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Propinsi dan Kabupaten, tim Mabes Polri, Kementrian Perhubungan, dan Jasa Raharja.@rachma

 





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty