x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Tuntut coblosan ulang

Ratusan warga di Ponorogo demo tolak hasil Pilkades

Jumat, 17 Mei 2013 16:18 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Ratusan warga di Ponorogo demo tolak hasil Pilkades - Tuntut coblosan ulang - Ratusan warga ditemui menemui Camat Salahung. Mereka berunjuk rasa menolak hasil Pilkades Desa Ngloning

(Foto: Arso-LICOM)Ratusan warga ditemui menemui Camat Salahung. Mereka berunjuk rasa menolak hasil Pilkades Desa Ngloning

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Ratusan warga Desa Ngloning, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, yang menhjadi pendukung calon kepala desa (Cakades) nomer urut  1  Wiyono,  menggelar unjuk rasa di kantor camat, Jumat (17/05/2013).

Mereka menolak menolak hasil Pilkades yang dilaksanakan pada Rabu (15/05/2013) lalu itu dianggap berjalan tidak adil.

“Bukannya kami tidak mau mengakui kekalahan, tetapi kami menuntut pertanggungjawaban panitia Pilkades Desa Ngloning yang tidak profesional sehingga terjadi beberapa pelanggaran yang merugikan calon kami. Kami menuntut diadakan pilkades ulang,” tegas Saifudin, koordinator aksi.

Warga datang menggunakan beberapa mobil pick up terbuka bersama ratusan sepeda motor mendapat pengawalan ketat petugas dari Polsek Slahung.

Di halam kantor kecamatan, warga secara bergantian melakukan orasi. Beberapa saat kemudian, pendemo diterima Panwascam serta Muspika Slahung yang dipimpin Camat Slahung Bambang Nurcahyo di pendopo kecamatan.

Dalam dialog tersebut, warga bersikeras menolak hasil Pilkades. Perwakilan warga juga mengatakan, bahwa pihaknya juga menemukan kecurangan panitia Pilkades Ngloning karena ada seorang warga yang diberi dua kartu suara saat coblosan. “Jelas ini merupakan pelanggaran berat,” tambahnya.

Sementara pihak Panwascam Pilkades mengaku hanya menerima pengaduan secara resmi dan tertulis hingga Kamis malam, pukul 24.00 WIB.

Menggapi peryataan anggota Panwascam, warga tetap mengancam akan terus melakukan unjuk rasa hingga tuntutannya dipenuhi. “Seandainya Kades tetap dilantik, kami sebagai warga tetap tidak akan mengakuinya sebagai seorang Pejabat Kepala Desa Ngloning,” teriak Herman, pengunjuk rasa yang lain.

Sementara Camat Slahung, Bambang Nurcahyo memberikan penjelasan terkait peraturan dalam Pilkades serta akan menampung setiap pengaduan tertulis dari warga Desa Ngloning terkait pelaksanaan Pilkades Ngloning.

“Asal ada laporan keberatan secara tertulis, kami siap menindaklanjuti,” ucap  Bambang.

Dalam Pilkades yang digelar di Balai Desa Ngloning, Rabu kemarin tersebut, total suara sah dua calon Kades sebanyak 736 suara.

Dengan rincian, Cakades nomor urut 1 Wiyono mendapatkan 333 suara, Cakades nomor urut 2 Efendy Setyo Rudi Asmoro mendapat 396 suara serta sebanyak 7 kertas suara dinyatakan rusak.@arso

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty






code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty