x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Gita Wiryawan: Perlu kerja sama dengan pihak Asing

Pemerintah garap investasi sektor pendidikan demi tingkatkan nilai ekspor

Sabtu, 18 Mei 2013 15:48 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Pemerintah garap investasi sektor pendidikan demi tingkatkan nilai ekspor - Gita Wiryawan: Perlu kerja sama dengan pihak Asing - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan

(Foto: ist)Menteri Perdagangan Gita Wirjawan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Tampaknya, pemerintah harus melirik investasi dalam sektor dunia pendidikan. Pasalnya, investasiĀ  sektor pendidikan dapat meningkatkan nilai tambah perdagangan Indonesia.

“Integrasi ekonomi kawasan ASEAN berarti menciptakan pasar tunggal yang mencakup wilayah seluas 4,5 juta km persegi dengan populasi sekitar 608 juta jiwa,” kata Gita di Jakarta, Sabtu (18/05/2013) seperti yang dikutip dari Antara.

Baca juga: Mendag: industri Indonesia tak mampu tembus pasar internasional dan Majukan pendidikan bangsa, Indonesia perlu pemimpin kuat

Gita menuturkan, investasi sektor pendidikan dengan alokasi 20 persen dari APBN dapat berdampak pada ekspor nonkomoditas atau barang-barang bernilai tambah seperti otomotif dan perangkat teknologi (gadget). Dengan mengarahkan investasi pada dunia pendidikan, Indonesia dapat memiliki sumber daya manusia yang kuat untuk membangun sektor manufaktur yang memproduksi barang jadi.

Namun, sebelum mencapai hal itu, tentu harus berkaca pada keadaan Indonesia yang masih mengalami ketertinggalan dalam produksi barang jadi, terutama gadget. Oleh karena itu, Gita menyarankan Indonesia perlu mengundang perusahaan-perusahaan asing yang memproduksi barang bernilai tambah agar berinvestasi di Indonesia.

“Tapi, perusahaan asing itu harus kerjasama dengan produsen-produsen di Indonesia. Jika mereka mau datang (investasi di Indonesia) kita kasih tax holiday dan kemudahan,” pungkas Gita.

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty



Editor: +Andrian Pratama

A copy editor, gamer, University of Indonesia college student, and seeker of truth…

Facebook Twitter Google+ Index Berita 



code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty