x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Raih ranking pertama Unas

Jogja tertinggi dalam jumlah ketidaklulusan UN 2013 se-DIY

Sabtu, 25 Mei 2013 11:03 WIB (11 months yang lalu)Editor:
Jogja tertinggi dalam jumlah ketidaklulusan UN 2013 se-DIY - Raih ranking pertama Unas - Ilustrasi siswa dan guru saat pengumuman kelulusan

(Foto: ist)Ilustrasi siswa dan guru saat pengumuman kelulusan

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Meski menduduki ranking pertama rerata nilai Ujian Nasional (unas), Kota Jogja ternyata juga memiliki rekor tertinggi dalam jumlah ketidaklulusan se Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Baskara Aji, mengatakan jumlah rerata tertinggi UN 2013 tingkat provinsi dijuarai Kota Jogja. “Jumlah rerata tertinggi untuk SMK, SMA program studi IPA, IPS, bahasa semua berada di Kota Jogja. Sedangkan untuk program studi keagamaan dipegang siswa dari MA Halatul Quran, Bantul,” jelas Aji saat ditemui di Disdikpora DIY.

Baca juga: Dindik Surabaya mulai verifikasi sekolahan jelang Unas dan Unas SD bakal dikelola masing-masing kabupaten/kota

Secara detil, rerata nilai UAN tertinggi untuk SMK diraih SMK Indonesia Jogjakarta (dulu SMF) 34,98, SMAN 1 Jogja menjadi juara untuk program studi IPA dan IPS, SMA Stella Duce 1 untuk program studi bahasa dan MA Halatul Quran, Bantul 50,50.

Tetapi jumlah ketidaklulusan terbanyak juga terpusat di Kota Jogja. Untuk sementara 10 siswa dari SMA di Jogja dinyatakan tidak lulus.

Aji menyampaikan jumlah ketidaklulusan di Kota Jogja masih berdasarkan data sementara. Nilai ujian sekolah untuk 2 siswa tidak dapat diproses komputer di tingkat pusat atau Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud). “Dalam perbaikan ini sekolah diminta untuk mengolah data sendiri untuk mengetahui kelulusan anak didiknya. Paska perbaikan, diperkirakan jumlah siswa tak lulus berkurang 2 orang atau total siswa tak lulus 8 orang,” pungkasnya. @ Rey




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty