x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



code: 320x50, idcomadsmobileheadcom is empty


Penjaga gawang yang memiliki banyak pengalaman

Pelatih kiper Timnas: Kurnia Mega kiper terbaik Indonesia

Selasa, 04 Juni 2013 11:00 WIB (1 year yang lalu)Editor:
Pelatih kiper Timnas: Kurnia Mega kiper terbaik Indonesia - Penjaga gawang yang memiliki banyak pengalaman - Kurnia Meiga

(Foto: equality.100agenda)Kurnia Meiga

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Pelatih kiper timnas Indonesia, Fabio Tepedino mengatakan, untuk saat ini penjaga gawang atau kiper terbaik yang dimiliki Indonesia adalah Kurnia Meiga Hermansya. Hal itu dikatakannya, karena menilai, Kurnia Meiga merupakan penjaga gawang yang memiliki pengalaman banyak.

“Dia (Kurnia Mega) penjaga gawang berpengalaman, dan sejauh ini dia penjaga gawang hebat yang dimiliki Indonesia,” ujar Fabio di tempat dan waktu yang sama.

Baca juga: Rebut juara III, Belanda lumat tuan rumah Brasil 3-0 dan Perebutan tempat ketiga: Jadi ajang pembuktian pemain cadangan

Diketahui, penjaga gawang yang saat ini memperkuat Arema Indonesia itu pernah dinobatkan menjadi pemain terbaik menyisihkan nama-nama seperti Aldo Bareto, Christian Gonzalez, dan Ricardo Salampessy di kompetisi Indonesia Super League (ISL) II 2009/2010.

Dalam kariernya, pemain kelahiran Jakarta, 7 Mei 1990 yang saat ini berumur umur 23 tahun itu, timnas Indonesia diberbagai usia, seperti Timnas U-19, U-21, U-23. Dan adik kandung dari Achmad Kurniawan penjaga gawang dari Semen Padang ini pernah mengantarkan Timnas Indonesia menjadi Runner-up pada kejuaraan Piala AFF 2010.

Seperti dilansir wikepedia, kurnia juga pernah mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI pada kompetisi ISL musim 2008-2009, ia mendapatkan sanksi 12 bulan dan denda 30 juta dari Komdis PSSI, namun hukuman itu dipotong menjadi 5 bulan dan denda 30 juta. Hukuman itu ia terima terkait kerusuhan saat melawan Bontang PKT.@anggi

code: 300x250, idcomadsmobilecom is empty





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty