x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Jelang Borobudur Internasional Festival

Visit Jateng 2013 dijadikan momentum persahabatan antar umat

Rabu, 12 Juni 2013 16:25 WIB (11 months yang lalu)Editor:
Visit Jateng 2013 dijadikan momentum persahabatan antar umat - Jelang Borobudur Internasional Festival - Trenggono, Kepada Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan Pariwisata Jawa Tengah

(Foto: nur sholikin)Trenggono, Kepada Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan Pariwisata Jawa Tengah

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Momentum Visit Jateng Year 2013, diharapkan tidak sekedar menargetkan Pendapatan Asli Daerah. Lebih dari itu juga sebagai momentum pembangunan persahabatan antar umat bangsa.

Hal itu diungkapkan Trenggono, Kepada Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Tengah, menjelang pelaksanaan Borobudur Internasional Festival (BIF) yang akan difokuskan di Candi Borobudur, Magelang, 13-17 Juni besok. “Dengan mengambil latar Candi Borobudur, merupakan momentum pembangunan persahabatan antar bangsa dalam rangkaian Visit Jateng 2013 Borobudur Internasional Festival (BIF),” terangnya di Semarang, Rabu (12/6/2013).

Dalam rangkaian kegiatan itu setidaknya akan dihadiri perwakilan duta seni Nasional dari 7 negara dan 36 duta besar negara se-Asia. Direncanakan realisasi deklarasi Candi Borobudur nanti, juga merupakan komitmen 6 negara di kawasan ASEAN untuk mengembangkan pariwisata melalui pengelolaan dan promosi warisan budaya bersama dalam wujud kerjasama wisata ziarah dan wisata budaya.

“Wujud event BIF juga tidak sekedar promosi menargetkan PAD saja, melainkan membangun citra positif kenyamanan bagi pengunjung antar negara, serta event ini menciptakan atraksi lain, dan menjadi pengangkat ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Dia menjelaskan, BIF yang akan dilaksanakan tentunya mengandung prinsip-prinsip menghilangkan image kepada negara lain bila Jateng bukan daerah sarang teroris. Hal ini sejalan latar belakang dan filosofi menggagas visit Jateng Year 2013, dimana sebagai perekat persaudaraan antara bangsa.

“Pengunjung nantinya akan diajak muter-muter ke Kota Semarang, Solo, dan puncaknya di Magelang. Dalam rangkaian itu, pengunjung akan merasakan langsung kenyamanan menikmati warisan budaya di tempat terbuka. Jadi, tidak ada kesan menyeramkan di kota-kota tersebut justru kesan yang diterima begitu menyenangkan dan tentram,” beber dia.

Pagelaran seni budaya yang digelar selama 4 hari tersebut akan dihadiri oleh peserta seni lokal dari tingkat kecamatan hingga peserta internasional. Dari sekian peserta yang hadir, juga akan dihadiri dari 5 provinsi lain, seperti DKI Jakarta, Jambi, Kalimantan, Bangka Belitung, Kalteng dan Sulawesi Tengah, serta 12 Kabupaten/ Kota di Jateng.

Beberapa rundown acara BIF akan dibuka pembukaan Expo produk unggulan sebanyak 60 stand, pameran lukisan, atraksi warisan kesenian dan budaya, baksos, dan pagelaran lainnya. @nur





code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty