x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Puteri Sri Sultan HB IX terjerat asmara putera purwirnawirawan

GRAy Nur Abra dipinang staf PBB, pasca cinta bersemi di Amerika

Sabtu, 22 Juni 2013 19:00 WIB (10 months yang lalu)Editor:
GRAy Nur Abra dipinang staf PBB, pasca cinta bersemi di Amerika - Puteri Sri Sultan HB IX terjerat asmara putera purwirnawirawan - GRAy Nur Abra Juwita dan Angger Pribadi Wibowo.

(Foto: Teguh RA)GRAy Nur Abra Juwita dan Angger Pribadi Wibowo.

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: GRAy Nur Abra Juwita tersipu-sipu ketika GBPH Prabukusumo memintanya foto lebih mesra dengan Angger Pribadi Wibowo. Bahkan, puteri ke-4 dari Sultan Hamengku Buwono X ini selalu menghindar ketika GBPH Prabukusumo ingin mendekatkan Angger dengan GRAy Nur Abra Yuwita.

Begitulah kenangan manis saat Angger Pribadi Wibowo melamar GRAy Nur Abra Juwita di Kraton Kilen, dua hari lalu (20/6/13).

Baca juga: Jelang pemilu, partai Islam semakin ditinggalkan dan Pembayaran PBB 2013 masih terhitung rendah

“Saya mengenal Gusti Abra waktu di SMAN 3 Yogya, saat ada pertemuan alumni tahun 2000. Kebetulan Ibu saya mengenal GKR Hemas. Dari pertemuan ini, dilanjutkan di Amerika ketika saya studi di sana,” kata Angger Pribadi Wibowo, bercerita asal mula bertemu dengan GRAy Nur Abra Juwita.

Menurut GKR Bendoro yang mejadi saksi lamaran kakaknya, dari besan memberikan surat lamaran pada Sultan Hamengku Buwono X, dan nantinya akan dijawab dengan surat juga. “Tapi, Ngarsadalem akan memberikan jawaban sekitar dua minggu lagi karena Ngarsadalem akan ke Eropa,’ kata GKR Bendoro.

Sebenarnya prosesi lamaran ini tak bersifat tertutup. Karena sifat pribadi Ngarsodalem, lebih memilih melaksanakan prosesi lamaran di Kraton Kilen. Wartawan pun tidak diperbolehkan menyaksikan prosesi lamaran itu. Baru setelah selesai lamaran, para wartawan dipersilahkan masuk dan wawancara.

Rombongan besan yang berjumlah sekitar 25 orang, termasuk kedua orang tua Angger Pribadi Wibowo, diterima KRT Yudho Hadiningrat. Selanjutnya diantar ke Kraton Kilen. “Saya putra pertama dari 3 bersaudara, dari keluarga purnawirawan TNI. Nantinya setelah menikah, saya akan bawa Gusti Abra ke New York dimana saya kerja di PBB,” kata Angger, yang staf PBB.

Di New York, Angger dan GRAy Nur Abra Juwita makin akrab dengan melihat-lihat kota sambil bewisata. Tapi, nasib pernah mengantarnya menunggu di emperan gedung Centro Park. “Nanti tergantung pihak kraton kapan perkawinan akan diselenggarakan,” ucap Angger. @teguh_ra




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty