x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Polres Pelabuhan Tanjung Perak panen tangkapan

Bandar narkoba Tambak Asri diringkus polisi

Senin, 24 Juni 2013 16:38 WIB (10 months yang lalu)Editor:
Bandar narkoba Tambak Asri diringkus polisi - Polres Pelabuhan Tanjung Perak panen tangkapan - Para tersangka pengedar dan bandar narkoba

(Foto: rofik)Para tersangka pengedar dan bandar narkoba

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: Franky Agus Wibowo (29) Jl Tambak Asri, yang disebut-sebut sebagai bandar narkoba cukup besar di kawasan tempat tinggalnya akhirnya berhasil diamankan petugas Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sebelumnya, polisi memperoleh identitas residivis ini dari empat orang pengedar yang lebih dulu diamankan saat pesta miras.

Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan M. Ali Usman (37) tetangga sekaligus penyuplai narkoba ke Franky. Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti sabu seberat 76,51 gr, 33 pil ekstasi, timbangan elektrik serta alat hisap.

Baca juga: Petugas BNN berhasil ringkus Pasutri dan BNN berhasil amankan penyelundupan sabu ke Lampung

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengegerebek lokasi pesta miras di kawasan Jl Tambak Asri. Empat orang berhasil diamankan dengan barang bukti kepemilikan sabu-sabu. Masing-masing Nur Asari Eko Putro (23) warga Jl Tambak Asri Gg Wijaya Kusuma karena kedapatan memiliki 1 poket sabu-sabu seberat 1 gram, Yohanes Edward (33), warga Jl Genting Tambak Dalam barang bukti 20 paket sabu seberat 9,61 gr, Ahmad Jupri (29) warga Jl Tambak Asri dengan BB 10 poket sabu 5,85 gr dan Suharyono (26) warga Jl Bibis Sentong, Manukan dengan 9 poket sabu 6,29 gr.

Berdasar keterangan empat orang yang lebih dulu ditangkap ini, polisi mendapat nama Franky Ari Wibowo, residivis yang pernah ditahan 2 tahun dalam kasus yang sama. Bapak dua anak ini disebut sebagai bandar empat orang yang lebih dulu ditangkap.

Saat ditangkap dan diperiksa, Franky mengaku mendapat barang dari Ali Usman, tetangganya sendiri. Berikutnya polisi bergerak cepat mengamankan bapak enam ini. Dalam pemeriksaan, Usman mengaku mendapat narkoba dari seorang bandar besar di Sidoarjo dengan sistem ranjau.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Aries Syahbudin membenarkan hal ini. Menurutnya Franky merupakan seorang residivis yang `dicokot` empat pengedar anak buahnya. Saat ditangkap giliran Franky yang menyebut nama Usman. “Nah Usman ini mengaku tak kenal dengan bandar besarnya yang asal Sidoarjo karena tiap kali transaksi menggunkan sitem ranjau, yakni barang dibuang di jalan lalu diambil pelaku setelah mendapat telpon,” jelasnya. @rofik




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty