x
 

menu
search icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etcsearch icons, etc

menu


 
  1. Global
  2. Demokrasi
  3. Protonomi
  4. Jatim
  5. Jakarta
  6. Ekonomi
  7. Hiburan
  8. Techno
  9. Sport
  10. Kesehatan
  11. Edukasi
  12. Lensa Perempuan
  13. Kolom LICOM
  14. Kodak
  15. Opini Bebas
  16. Video
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Google+
  1. Android App
  2. Blackberry App
  1. Disclaimer
  2. Kontak Kami
  3. Tentang Kami


code: 728x90, idcomboard1com is empty



Ditangkap BNN di Terminal Kenjeran

Pasutri Surabaya terlibat jaringan narkoba internasional

Jumat, 28 Juni 2013 14:28 WIB (10 months yang lalu)Editor:
Pasutri Surabaya terlibat jaringan narkoba internasional - Ditangkap BNN di Terminal Kenjeran - Edy dan Lyla, pasutri yang diciduk BNN karena diduga terlibat jaringan narkoba internasional

(Foto: dokumen)Edy dan Lyla, pasutri yang diciduk BNN karena diduga terlibat jaringan narkoba internasional

code: 160x600, idcomsky1com is empty


LENSAINDONESIA.COM: BNN bekerja sama dengan BNNP Jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (28/6/2013) dinihari mengamankan Edy dan Lyla alias Natasha alias Bebz, pasutri yang biasa kos di Jl Bulak Rukem Timur, Surabaya. Keduanya diduga terlibat jaringan narkoba internasional melibatkan warga Nigeria dan Malaysia.

Informasi yang berhasil dihimpun LICOM, saat itu pasutri ini sedang asyik duduk-duduk di sebuah warung depan Terminal Kenjeran sambil menonton siaran pertandingan sepakbola . Mendadak petugas gabungan mendekat dan mengamankan keduanya. Motor milik pasutri ini juga ikut dibawa anggota.

Baca juga: Petugas BNN berhasil ringkus Pasutri dan BNN berhasil amankan penyelundupan sabu ke Lampung

Sumber LICOM menyebutkan jika Edy dan Lyla ini sudah masuk DPO BNN sejak Juni 2012 lalu. Keduanya ditengarai sering bepergian keluar negeri dan menemani kurir narkoba internasional. Tugas Edy dan Lyla hanya sebagai penerjemah dan penunjuk jalan jika masuk Indonesia.

Namun seiring perkembangan kasus, BNN berhasil menangkapt N, rekan Lyla di Malaysia. Selanjutnya ada juga warga Nigeria yang terlibat jaringan narkoba ini yang diamankan di Jakarta. Bahkan istri salah satu warga Nigeria itu sempat disembunyiakn pasutri ini di tempat kosnya Jl Bulak Rukem Timur selama hampir dua bulan.

Selain itu, Edy dan Lyla juga diduga terlibat praktik pencucian uang hasil penjualan narkoba. “SEtelah warga Nigeria itu ditangkap dan rekeningnya dibekukan polisi, maka yang digunakan melakukan transaksi adalah rekening milik Edy atas bantuan Lyla,” terang sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat berwenang masih belum bersedia menjelaskan penangkapan ini. Namun AKP Erwin, dari unit tim buru sergap BNNP membenarkan hal ini. Menurutnya, BNN masih belum bisa menjelaskan kasus ini karena masih akan dikembangkan untuk mendapati jaringan lainnya.

“Terkait penangkapan di Kenjeran, kami masih melakukan pengembangan dengan melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya dalam jaringan ini. Jadi teknisnya belum bisa kami jelaskan karena khawatir buruan kami yang lain melarikan diri,” jelasnya. @rofik/andiono




code: 300x250, idcomsensebox1com is empty


code: 300x250, idcomright1com is empty


code: 300x250, idcomright2com is empty



code: 728x90, idcom2com is empty